Home Nabire Dinkes Nabire evaluasi program HIV/AIDS

Dinkes Nabire evaluasi program HIV/AIDS

Suroso  Selasa, 23 Oktober 2018 23:5
Dinkes Nabire evaluasi program HIV/AIDS
NABIRE – Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melakukan pertemuan evaluasi semester tentang evaluasi layanan-layanan yang bergerak di bidang program HIV/AIDS, dan infeksi menular seksual.Penanggungjawab program HIV/AIDS bidang P2P, Alfret D. Lambey mengatakan dalam pertemuan tersebut hadir semua layanan konseling tes, untuk mengavaluasi target, capaian, indicator serta kendala – kendala yang ditemukan di masing – masing Layanan Kesehatan (Yankes).Peserta yang dihadirkan berasal dari KPA, LSM Primari, klinik st, Rafael dan 20 layanan konseling tes HIV serta 32 puskesmas yang ada di Nabire.“Sebab dengan melihat capaian sejak tahun 2017, ada kurang lebih 14 ribu orang yang di tes dengan jumlah temuan hampir 972 kasus positif HIV dan dilayani dan ditawarkan untuk minum obat ARV,” ujat Lambey di Hotel JDF, Kamis (18/10).Menurut Lambey, data terakhir secara komulatif kurang lebih 7. 000 kasus terdapat di Nabire. Sehingga evaluasi dipastikan untuk memila-mila dari dari mana sumbernya, berasal dari daerah mana sehingga mengetahui pastinya komulatif positif jumlah yang ada di nabire.“Sebab Nabire merupakan Kabupaten transit dan banyak orang yang keluar masuk.  artiya pasti ada muatan dari luar, jadi kita ingin tau berapa kasus sebenarnya yang ada di Nabir dari 7.000 kasus yang ada,” jelasnya.Di Nabire lanjut Lambey, memiliki 32 puskesmas, satu RSUD, satu BKIA tetapi untuk layanan konseling tes baru terdapat 20 layanan. Sehingga jika masyarakat ingin memeriksa status HIVnya bisa datang di puskesmas yang ada, baik di dalam kota aupun luar kota.Selain itu, ada tujuh layanan disentralisasi AVR, yang mana pasien dapat mengambil prodak ARV dan bukan hanya di RSUD saja, tetapi bisa dilakukan tujuh layanan yang ada.“Contohnya puskesmas Bumi Wonorejo,” katanya.Lanjutnya, pihaknya mengalami kendala dalam pelayanan, sebab jika pasien hanya di nabire, tentu layanan-layanan bisa mengontrol. tetapi kalau sudah lintas batas diluar kabupaten maka secara tidak langsung memutuskan layanan.Sehingga perlu ada kerja sama dengan beberapa daerah di Meepago seperti Dogiyai dan lainnya dalam penanganan   kasus HIV/AIDS. Sebab ada banyak tidak konsisten untuk minum ARV, bahkan putus.“Kita bersyukur bahwa ada banyak orang sadar akan kesehatan dan telah melakukan tes tanpa ada diskriminasi. dan masih banyak yang kurang sadar dan putus tidal melanjutkan,” terangnya. (pas)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker