Home Pemda Dogiyai Uskup Timika Resmikan Pastoran, Masyarakat Mapia Minta Dekenat

Uskup Timika Resmikan Pastoran, Masyarakat Mapia Minta Dekenat

Suroso  Rabu, 24 Oktober 2018 21:3
Uskup Timika Resmikan Pastoran, Masyarakat Mapia Minta Dekenat
MODIO – Uskup Keuskupan Timika, Mqr John Philip Saklil, pr meresmikan pastoran Paroki Modio, Sabtu (13/10) ditandai dengan pemberkatan. Pemberkatan tersebut didampingi Pastor Paroki Sta Maria Bunda Rosario, Modio, Rd A Biru Kira,pr disaksikan perwakilan dari tiga paroki lainnya di kawasan Mapia-Pisaise. Dalam kesematan tersebut, umat Katolik dari Mapia-Pisaise meminta Dekenat Mapia di Modio.Pastoran yang diresmikan Uskup Timika, termasuk yang termegah di kawasan pedalaman, karena selain ruangan untuk kebutuhan paroki, umat setempat juga menyediakan dua kamar untuk Uskup dan Dekenat. Ketua Panitia Peresmian Pastoran Modio, Sesilius Kedeikoto,SE dalam sambutannya mengatakan, umat Paroki Madio sudah menyiakan dua kamar di dalam pastoran baru, satu kamar untuk Uskup dan satu kamar lagi untuk dekenat. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Umat Katolik di Mapia melalui umat di Paroki Modio meminta Uskup untuk memberikan satu dekenat, Dekenat Mapia di Modio.Sesilius mengatakan pastoran baru ini merupakan hasil karya swasdaya umat setempat dengan harapan Keuskupan akan memberikan satu dekenat di wilayah Mapia (empat paroki di wilayah Mapia lama -red) berkedudukan di Modio.Umat Paroki Modio meminta dekenat di Modio karena Modio sebagai titik awal peradaban dan perubahan baru dengan masuk Injil dan agama di wilayah Meuwodide dan Migani, sejak 26 Desember 1935 lalu. Paroki Modio juga ditetapkan sebagai daerah bersejarah dan ziarah di kawasan pegunungan tengah Papua sehingga saatnya Keuskupan Timika menetapkan Modio sebagai tempat kedudukan Dekenat Mapia.Disamping alasan di atas, rentang jarak pelayanan wilayah Dekenat Kamu Mapia yang luas dan medan sehingga layak memisahkan wilayah pelayanan dekenat antara Mapia dan Kamu. Apalagi, umat Paroki Modio sudah menyiapkan fasilitas berupa ruangan kerja. Menyambut aspirasi tersebut, umat setempat melakukan waita di depan Uskup. Ungkapan permohonan umat katolik Mapia untuk Dekenat Mapia disimbolkan melalui penyerahan kunci pastoran kepada Uskup Timika Mqr John Philip Saklil,pr oleh empat Dewan Paroki se wilayah Mapia-Pisaise.Putapa Minta Paroki Sementara itu, umat katolik dari Kampung Putapa, Distrik Mapia Tengah meminta kepada Uskup Keuskupan Timka untuk memberikan satu paroki baru, memisahkan dari Paroki Modio. Setidaknya, sebelum ditetapkan sebagai paroki, lebih awal lewat pemekaran dengan pembentukan quase baru. Ketua Panitia Peresmian Pastoran Putapa, Yulianus Degey dalam sambutannya mengatakan Putapa telah memekarkan beberapa stase di kampung-kampung tetangga. Putapa merupakan stase tertua dari beberapa stase yang dimekarkan. Oleh karena itu, umat Stase Putapa meminta kepada Uskup Keuskupan Timika untuk menjadikan stase Putapa sebagai Paroki Putapa.Uskup Keuskupan Timika, Mqr John Philip Saklil,pr menanggapi permintaan dekenat di Modio mengatakan, tidak ada tenaga di bidang pelayanan pastoral. Oleh sebab itu, Uskup meminta untuk menyerahkan anak-anak kepada Keuskupan untuk dibina, dididik dan dipersiapkan sebagai tenaga-tenaga pastor di Keuskupan Timika.Sedangkan menjawab permintaan Putapa sebagai paroki, Uskup John Saklil mengatakan permintaan tidak bisa serta merta tetapi harus melalui prosedur. Usulan pembentukan Quase dan Paroki harus melalui persetujuan bersama umat setempat, dewan paroki, pastor paroki, tidak bisa todong-todong.Selain itu, Uskup Timika mengingatkan, dalam pembentukan Quase dan Paroki gereja Katolik selalu mempertimbangkan jumlah umat, letak wilayah dan kesulitannya serta cakupan luas pelayanan.Ketua Dewan Paroki Modio, Martinus Kedeikoto bersama beberapa umat lainnya menyatakan tidak puas atas tanggapan Uskup Timika, Saklil yang tidak menjawab secara tegas atas permitaan umat untuk Dekenat Mapia di Modio. (ans)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Pemda Berupaya Sediakan Armada Bus Antar–Jemput ASN
Suroso  Minggu, 23 September 2018 19:45
KPU Dogiyai Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Suroso  Kamis, 11 Oktober 2018 20:39
Penerimaan CPNS Nabire Tunggu Jawaban Pusat
Suroso  Minggu, 30 September 2018 22:34

Info Loker