Home Nabire Libur Bebankan Peserta Didik Tuntaskan Kurikulum

Libur Bebankan Peserta Didik Tuntaskan Kurikulum

Suroso  Rabu, 24 Oktober 2018 21:16
Libur Bebankan Peserta Didik Tuntaskan Kurikulum
NABIRE - Melihat kalender pendidikan maupun kalender libur vakutatif yang berlaku di wilayah Provinsi Papua, sesungguhnya terlihat banyak liburan yang hanya membebankan peserta didik dalam penyelesaian atau penuntasan kurikulum yang berlaku di semua jenjang satuan pendidikan.Sehingga diharapkan kepada semua kepala sekolah dimulai dari SD hingga SMA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire agar dapat mengejar target kurikulum di semester ganjil dan selanjutnya pada semester genap, karena kondisi liburan–liburan kecil yang bermunculan pada kalender pendidikan maupun kalender fakutatif Papua dapat dinilai akan membebani anak dalam penuntasan kurikulum.“Jika guru dapat menghamburkan pengetahuan atau ilmu begitu saja, tidak mungkin dipahami anak dan pada akhirnya anak tidak tuntas dalam belajar, sehingga diharapkan dapat mengurangi hari–hari libur yang tidak bermanfaat, karena dinilai hanya merugikan anak atau peserta didik pada penuntasan kurikulum”. Demikian dikatakan salah seorang guru SMK yang enggan namanya dikorankan kepada Papuapos diawal pekan lalu.Seraya menambahkan, jika kurikulum itu dapat diselesaikan berdasarkan ketentuan berdasarkan jadwal dan kalender dan benar–benar dipahami peserta didik, tidak mungkin pada akhir semester guru kembali melaksanakan kegiatan remedial atas pelajaran yang tidak tuntas.Sehingga diharapkan untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Nabire secara khusus dan Provinsi Papua secara umum, hanya dengan membatasi liburan–liburan yang ada di kalender pendidikan nasional maupun kalender fakutatif yang kini sedang berlaku di tanah Papua, dengan menata ulang jumlah hari efektif belajar.Sebab kurikulum boleh dikejar berdasarkan kalender pendidikan oleh semua guru mata pelajaran atau bidang studi, tetapi yang kita harus pahami bersama, apakah dengan penuntasan kurikulum itu anak atau peserta didik juga sudah tuntas dalam memahami pengetahuan atau tidak?, karena tujuan pendidikan nasional itu untuk mencerdaskan anak bangsa.Untuk itu, ajaknya marilah kita kembali menata ulang semua hari–hari libur yang ada di kalender pendidikan nasional maupun kalender libur khusus Papua agar anak tuntas dalam pengetahuan melalui kurikulum yang diajarkan guru dan pada akhirnya generasi bangsa ini bisa pintar, cerdas dan berkarakter. (des)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker