Home Nabire Bupati Larang Bunyi Petasan ?

Bupati Larang Bunyi Petasan ?

Suroso  Senin, 3 Desember 2018 20:15
Bupati Larang Bunyi Petasan ?
NABIRE - Usai memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (3/12), Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP, kepada media ini mengatakan, sepanjang bulan suci Desember 2018 tidak ada bunyi-bunyian petasan apapun di bumi Nabire.  Bupati Isaias mengajak kita untuk saling menghargai sesama umat beragama.Kata dia, pada bulan Desember ini kita sudah memasuki minggu-minggu Adven atau masa ketenangan bagi umat kristiani untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus sang Penebus Dosa. Sehingga setiap orang kristen atau umat kristiani harus membersihkan diri dan mempersiapkan diri menyambut kelahiran Putra Natal.Bupati Isaias Douw meminta kepada para pemasok, penjual dan pembeli petasan serta pengguna petasan agar menjelang natal hingga memasuki natal hari kedua, dirinya tidak mendengar atau mendapatkan laporan adanya bunyi-bunyian petasan di bumi Nabire.Dalam rangka mengantisipasi adanya bunyi-bunyian bersumber dari petasan maupun meriam yang dibuat oleh anak-anak dengan racikan spertus, Bupati Nabire telah mengeluarkan Instruksi Bupati. Isinya menyangkut bunyi-bunyian yang dilarang keras untuk dibunyikan sebelum Natal.“Selaku bupati saya tidak melarang saudara untuk mencari makan dengan cara jualan petasan. Tetapi saudara ingat bunyi-bunyian itu sangat mengganggu umat kristiani yang kini sedang memasuki minggu-minggu adven atau minggu tenang menyambut kelahiran Putra Natal. Marilah kita saling menghargai sesama umat beragama di atas tanah Nabire,” tegasnya.Bupati Nabire meminta kepada seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Nabire agar di bulan Desember ini turut mengambil bagian menjaga keamanan dan ketertiban bagi umat nasrani yang sedang melaksanakan Natal. Pada bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri juga umat nasrani yang mengambil peran menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini. (des)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker