Home Pemda Nabire Keprotokolan Ada Persetujuan Internasional Sejak Lama

Keprotokolan Ada Persetujuan Internasional Sejak Lama

Suroso  Selasa, 4 Desember 2018 1:23
Keprotokolan Ada Persetujuan Internasional Sejak Lama
NABIRE - “Saya ingin menarik ke belakang, bahwa keprotokolan telah ada persetujuan internasional sejak lama”. Demikian disampaikan Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, S.IP.,MM, di sela-sela pembukaan sosialisasi Undang-ndang Keprotokolan, Senin (3/12), bertempat di guest house Kabupaten Nabire.Lanjut Wabup, antara lain, Konvensi Wina tahun 1815 tentang Dinas Diplomatik, Konvensi Wina tahun 1961tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Hubungan Konsuler. Tentang keprotokolan juga diatur dalam sejumlah regulasi nasional, yakni Undang-undang nomor  9 tahun 2010 tentang Keprotokolan, Peraturan Pemerintah nomor 62 tahun 1990tentang Ketentuan Keprotokolan mengenai tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan dan UU nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan dan UU nomor 9 tahun 2010 tentang Keprotokolan. Selain dasar Yuridis, tambahnya, dasar non yuridis yang diperhatikan dalam keprotokolan adalah adat istiadat atau kebiasaan yang berlaku di suatu daerah, nilai sosial dan budaya serta kaidah agama. “Materi yang peserta akan dapatkan hari ini tentunya terkait dengan implementasi regulasi dimaksud diatas. Inti materi adalah terkait dengan tata upacara, yakni aturan untuk melaksanakan upacara baik dalam acara kenegaraan atau acara resmi,” jelasnya.Tata tempat, yakni pengaturan tempat bagi pejabat negara, pejabat pemerintahan, perwakilan negara asing, organisasi-organisasi internasional serta tokoh masyarakat tertentu dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Ditambahkannya, tata penghormatan, misalnya terkait dengan aturan untuk pemberian penghormatan kepada pejabat negara, pejabat pemerintahan, perwakilan negara asing, organisasi internasional dan tokoh masyarakat tertentu dalam acara kenegaraan dan atau acara resmi. Dengan demikian, sesungguhnya tugas keprotokolan sangat penting dan berat, karena mengatur berbagai aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi. “Untuk itu, saya harapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik dan hasilnya dapat diimplementasikan dalam acara-acara resmi di Pemerintah Kabupaten Nabire,” ujarnya. (modes)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker