Home Nabire Kadistrik, Lurah dan RT Ujung Tombak Kebersihan Kota

Kadistrik, Lurah dan RT Ujung Tombak Kebersihan Kota

Suroso  Rabu, 5 Desember 2018 21:32
Kadistrik, Lurah dan RT Ujung Tombak Kebersihan Kota
NABIRE – Kepala distrik, lurah dan ketua–ketua Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayah kota Nabire merupakan ujung tombak kebersihan kota, sehingga Bupati Nabire meminta adanya koordinasi langsung antara kepala distrik hingga para lurah dan RT agar kebersihan kota dapat dilaksanakan secara maksimal.Dimana kegiatan kerja bhakti itu dimulai pada sejumlah tempat–tempat umum di wilayah kelurahan masing–masing dan selanjutnya ke tingkat lingkungan atau RT di tiap-tiap kelurahan, sehingga kepala kelurahan harus melakukan koordinasi lagi dengan tiap-tiap RTnya agar dalam kebersihan lingkungan perlu juga ada keterlibatan masyarakat.Demikian dikatakan Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, Senin (3/12), kepada Papuapos Nabire usai memimpin apel gabungan PNS seraya menambahkan, kegiatan kerja bhakti itu dapat dimulai Selasa 4 Dersember dan sudah harus tuntas dalam satu minggu, kota ini sudah harus bersih dari tumpuhkan sampah hingga halaman rumah masyarakat.Untuk itu, dalam kegiatan kerja bhakti ini selaku Bupati Nabire memohon dukungan dari masyarakat hingga para pengusaha, dimana masyarakat harus terlibat secara langsung untuk kebersihan lingkungan, juga para pengusaha harus membantu dengan armada truck serta air minum bagi PNS dan masyarakat yang sedang bekerja.Sebab, diharapkan dalam kegiatan kerja bhakti ini semua sampah yang telah dibersihkan harus diangkut langsung ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara dan selanjutnya akan diangkut lagi ke TPA, sehingga tidak terlihat ada sampah lagi dalam kota ini, baik di jalur-jalur, lorong dan pekarangan rumah.Sehingga peran kepala distrik, lurah dan ketua–ketua RT selaku ujung tombak dalam kebersihan kota ini bersama dukungan masyarakat serta para pengusaha sangat diharapkan. Karena kota Nabire merupakan kota kita bersama yang harus dijaga kebersihannya bersama antara pemerintah, masyarakat dan para pelaku usaha.Diluar itu, selaku bupati sangat menyesalkan sikap oknum–oknum tertentu yang dengan sengaja membuang sampah di  jalan–jalan umum, sesungguhnya hal ini dilakukan oleh mereka–mereka yang tidak merasa memiliki kota ini, sehingga apa yang dilakukannya merupakan sikap yang tidak terpuji, justru merusak kebersihan dan keindahan kota Nabire. (des) 
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51
KPU Intan Jaya Gelar Bimtek PPD dan PPS
Suroso  Selasa, 12 Maret 2019 20:13

Info Loker