Home Nabire Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil

Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
NABIRE – Kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat terhadap seleksi calon anggota KPU daerah pengaruh imbasnya hingga ke rakyat kecil. Masyarakat saling tuding bahkan hingga ancam mengancam terhadap hasil seleksi calon anggota KPU Kabupaten di tingkat masyarakat.Pengalaman kasus ini dialami oleh mantan kandidat Bupati Intan Jaya, Thobias Zonggonau pasca pengumuman 10 nama calon anggota KPU Kabupaten Intan Jaya. Usai KPU RI mengumumkan 10 nama kandidat komisioner KPU Intan Jaya, 30 Januari 2019 lalu, sekelompok masyarakat Intan Jaya yang tidak puas dengan hasil pengumuman seleksi 10 besar kandidat komisioner Kabupaten Intan Jaya, mendatangi kediaman Thobias Zonggonau di Bumi Wonorejo dan mengancam dengan beberapa tindakan kekerasan.Korban ancaman masyarakat, Thobias Zonggonau di Nabire, Senin (4/2) mengatakan sangat menyesal dengan tindakan warga Intan Jaya yang mengancamnya di kediaman pada Sabtu (2/2) lalu. Karena, keputusan KPU atas 10 nama calon anggota KPU Intan Jaya merupakan hak KPU RI. Sedangkan dirinya sebagai rakyat biasa, tidak tahu menahu dengan masalah rekrutmen tersebut. Ia menambahkan, tindakan tersebut patut disesalkan karena masyarakat kecil seperti Thobias Zonggonau menjadi sasaran dari kekecewaan pihak-pihak tertentu yang tidak puas atas keputusan KPU RI. Semestinya, jika tidak puas atas putusan tersebut, melakukan protes dan mempertanyakan masalahnya kepada pihak yang berkepentingan yakni KPU RI, bukan kepada sesama rakyat kecil.Menurut Zonggonau, pada hari kejadian, rombongan masyarakat mendatangi kediamannya dengan menggunakan 2 buah kendaraan roda empat dan 6 motor dengan membawa senjata tajam dan alat perang suku dipimpin MM dan HM. Setibanya di rumah, massa membunuh 3 kor anjing penjaga rumah, satu diantaranya dipotong dengan parang.  Ia menambahkan, tidak hanya itu. Massa juga melempari rumah dengan batu sehingga dua jendela pecah dan hancur, dan membabat tanaman di sekitar rumah dan menunjuk-nunjuk Thobias dengan busur dan anak panah. Ancamananya tidak hanya tanaman, rumah dan anjing, isterinya, Adelina Kobogau, mama tua serta anak-anak juga dikejar oleh HM bersama massa berlari ke arah kebun.Zonggonau mengurai, saat massa keliling puter-putar rumah, MM yang juga sebagai salah satu penggerak massa dengan nada tegas mengatakan, “Kamu orang Zonggonau yang merusak Kabupaten Intan Jaya, sekarang saya mau habiskan kamu semua”. Sebelum masa pulang, MM dengan nada keras mengancam, “Hari ini saya bunuh kamu punya anjing piaraan dan besok saya akan bunuh kamu seperti kamu punya anjing,” tutur Zonggonau menirukan kata-kata ancaman.Menurut Thobias, ancam sebagian masyarakat Intan Jaya di Nabire tersebut sudah dilaporkan kepada pihak berwajib khususnya kepada Polres Nabire agar diproses secara hukum. Masalah ancaman terhadap dirinya sudah dilaporkan kepada polisi karena keputusan di pusat imbasnya kena kepada masyarakat kecil di daerah. (ans)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Pemilu Tahun 2019, Pemilu yang Berat di Indonesia
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:16
KPU Lantik PPD Se Nabire, Dua Anggota Dicoret
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:21
Anggota Kodim Terlibat Narkoba, Langsung Pecat!
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:19
Merusak atau Menghilangkan APK Kena Sangsi Pidana
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:23
Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11

Info Loker