Home Nabire Telah Hadir, Miniatur Mini TMMI di Menase Beach

Telah Hadir, Miniatur Mini TMMI di Menase Beach

Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:30
Telah Hadir, Miniatur Mini TMMI di Menase Beach
NABIRE – Telah hadir satu pusat hiburan rakyat, bagaikan miniatur mini dari Taman Mini Indonesia (TMMI) di Menase Beach, Kalibobo, Distrik Nabire. Menase Beach akan menjadi pusat hiburan pada siang dan malam bagi warga kota Nabire karena letaknya di tengah kota, di dekat Kantor Kelurahan Kalibobo.Penggagas dibukanya pusat hiburan di Pantai Kalibobo, Udin Mardin di lokasi kegiatan, Rabu (6/2) mengatakan masyarakat kota Nabire ini membutuhkan hiburan, apalagi hiburan di alam terbuka. Oleh sebab itulah, telah menggagas untuk membuka bibir pantai Kalibobo sebagai pusat hiburan bagi warga kota Nabire. Dan di tempat ini, tidak hanya menjadi taman hiburan tetapi menjadi arena kuliner dan arena hiburan. Karena, disana tidak sekedar wisata tetapi juga bisa belanja kuliner dan isirahat sejenak menikmati kopi di Cafe Rock N Roll di bagian depan arena wisata.Menase Beach dijuluki sebagai miniatur dari taman hiburan di Jakarta karena, di Kalibobo juga banyak sport menarik dan unik yang bisa dijadikan sebagai hiburan sekaligus obyek foto. Oleh sebab itu, Udin Mardin mengatakan masuk Menase Beach siapkan baterai dan memori untuk mengabadikan beberapa sport yang ada.Di Taman Mini Jakarta, bisa menyaksikan hiburan ala modern sementara di Kalibobo menyaksikan arena hiburan yang dirancang dari bahan alam sekitar kita. Di TMMI, pengunjung bisa menyaksikan aneka hiburan modern tetapi di Kalibobo pengunjung bisa melihat rumah terbalik, rumah miring dan rumah diatas pohon yang jarang dijumpai. Pengunjung juga bisa mengabadikan diri dengan sport Love yang dirancang dari bahan lokal, berdiri diatas telapak tangan di tepi pantai dan honai miniatur rumah adat (Yamewa). “Di dalam arena ini, kita bisa tampung 700 orang,” kata Udin Mardin berpromosi.Menariknya dari arena hiburan satu ini yakni pengunjung bisa mengabadikan diri didepan sport Kincir Angin, simbol dari negeri Belanda. Warga Nabire tidak perlu jauh-jauh ke Belanda lihat kincir angin, cukup ke Menase Beach dan mengabadikan di depannya.Penggagas Menase Beach, Udin Mardin mengatakan, area ini sudah dibuka sejak 5 Februari untuk umum. Dan secara khusus akan dibuka 14 Februari mendatang bertepatan dengan Valentine Day. “Walaupun baru mencapai 20 persen, kami buka karena antusias masyarakat untuk mau datang wisata di tempat ini cukup banyak sehingga kami buka mulai 5 Februari, hanya sebagai momentum saja. Kalau pembukaannya direncanakan awal Maret,” jelasnya memberi alasan. Pengunjung Menase Beach tidak sekedar foto ria di area ini. Di dalam arena, selain sport-sport yang menarik bagi pengunjung disediakan juga aneka kuliner dan mama Papua akan menyajikan dagangan khas Papua. Sementara di bagian depan, pengunjung bisa mampir sebentar untuk menikmati kopi olahan Baristo Erik Bombers di tempat nongkrong depan arena.Area Menase Beach tidak hanya menarik di siang hari dengan mengabadikan beberapa sport yang tersedia, warga kota Nabire juga bisa wisata dan foto ria dibawah terang benderangnya lampu Lampion. Karena, kreator-kreator yang tergabung di dalam Barisan Semut Hitam (BSH) Nabire ini juga telah mendekor area demikian menarik dengan sinar lampion pada malam hari. “Tadi malam, banyak pengunjung mendesak nyalakan lampu lampion sejak sore untuk mau foto. Tetapi kami bilang tidak, tunggu sampai malam. Kami nyalakan lampion setelah malam dan banyak yang foto dibawah terang lampu lampion,” ungkap awak BSH.Udin Mardin optimis, area wisata Menase Beach ini akan menjadi obyek wisata yang menarik di Kabupaten Nabire, karena tidak sekedar menjual panorama Kalibobo tetapi dilengkapi dengan sejumlah sport lain yang tak dimiliki oleh wisata alam lain seperti di Pantai Gedo dan lainnya. Dan lokasi wisata ini terbuka siang dan malam yang juga akan menjadi pusat jajanan kuliner di daerah ini. (ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker