Home Nabire Kopena Bantu Korban Kebakaran Kalibobo Nabire

Kopena Bantu Korban Kebakaran Kalibobo Nabire

Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:33
Kopena Bantu Korban Kebakaran Kalibobo Nabire
NABIRE - Berbagai sumbangan mengalir untuk membantu korban 82 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami musibah kebakaran rumah pada 23 Januari 2019 silam. Salah satunya datang dari Komunitas Peduli Nabire (Kopena).Wakil Ketua Kopena, Gerson Lalep, Rabu (6/2) mengatakan, untuk membantu korban kebakaran, pihaknya telah mengadakan live musik di perempatan lampu merah, Jl. Merdeka selama seminggu dan berakhir pada Jumat silam.“Selama seminggu, kita di jalan dengan menggalang sumbangan dan dimeriahkan oleh beberapa band di Nabire seperti Comuniti Band, Wate Band serta SP Nada Band,” ujarnya.Dikatakan Lalep, Kopena dalam penggalangan dana bantuan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 67.502.000 rupiah, mereka juga membuka dua posko, satunya di rumah seorang penasehat Kopena dan satu lagi di TKP kebakaran.Selain uang, kata Gerson, ada pula berbagai bantuan seperti bahan makanan (bama), pakaian layak jadi, pakaikan dalam dan kebutuhan wanita, serta pakaian seragam plus alat sekolah.“Uang yang kita dapat Rp. 62.502.000, bama pakaian layak pakai dan alat sekolah. Jadi kami liat kebutuhan yang tidak ada dari penyumbang, kemudian dibelikan dengan uang yang ada,” katanya.Dijelaskan Gerson, pihaknya telah mendata dan mendistribusikan bantuan tersebut kepada para korban. Dan diserahkan langsung melalui posko II, yang dibangun di TKP. Sehingga saat ini, ada dua posko Kopena masih dibuka dan menerima sumbangan dari para donatur.“Sebagian besar sumbangan kami sudah distribusikan, namun dua posko masih tetap di buka beberapa waktu kedepan. Jadi begitu ada barang kami langsung bagikan,” jelasnya.Terpisah, seorang warga korban kebakaran Akbar mengucapkan terima kasih kepada Kopena yang telah peduli dan membantu meringankan beban yang di alami atas musibah tersebut.“Atas nama warga dan pribadi, saya samppaikan terima kasih kepada Kopena dan semua orang yang telah membantu kami,” ujarnya.Seorang warga Nabire, Kurios Duwiri berharap pemkab Nabire secepatnya mencari jalan keluar untuk meringankan beban korban saat ini.“Kami harap Pemkab cepat tanggapi, soal bama dan lain saya pikir sudah banyak. Tapi saat ini yang urgen adalah tidak mungkin mereka terus – menerus berada di penangpungan, tetapi harus ada hunian layak untuk mereka,” harap Duwiri. (pas)
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker