Home Pemda Nabire Pembayaran ULP Guru SMA/SMK Belum Ada Solusi ?

Pembayaran ULP Guru SMA/SMK Belum Ada Solusi ?

Suroso  Senin, 25 Februari 2019 20:12
Pembayaran ULP Guru SMA/SMK Belum Ada Solusi ?
NABIRE – Hingga kini sepertinya belum ada solusi pasti terkait persoalan pembayaran Uang Lauk Pauk (ULP) bagi guru SMA/SMK di sejumlah kabupaten/kota di Papua. Terkait persoalan ini, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang sedang menghadapi persoalan ini, tengah mencari solusi. Seperti disampaikan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat pertemuan di Jayapura, Senin (25/2) kemarin, agar semua hal tidak digeneralisir. Apalagi di Papua ada Otsus sehingga tidak semuanya harus dikaitkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena persoalan pembayaran ULP guru SMA/SMK ini adalah persoalan kasuistik bukan normatif.Hal ini disampaikan Wagub Klemen Tinal menanggapi persepsi yang hampir sama dari para kepala daerah dari 6 kabupaten dan 1 kotamadya yang dipanggil rapat di provinsi. Para kepala daerah berpendapat jika pembayaran ULP oleh pemerintah kabupaten/kota bisa menjadi temuan BPK, sehingga tidak dianggarkan dalam APBD.Ditegaskan Klemen, pemerintah tetap mencari solusi untuk hal tersebut. Tidak perlu diperdebatkan siapa yang salah dan benar, karena kita semua terjebak dalam undang-undang selalu berubah dan tahun yang sama. Kebijakan pusat yang berubah-ubah berdampak kepada hak-hak guru dan lainnya.Diakui, Pemprov Papua memang lupa memasukan tunjangan profesi pendidik atau ULP dalam APBD.“Perlu saya tegaskan bahwa kami hanya lupa memasukkan TPP/ULP para guru dalam APBD” ujar Wagub.Wagub kembali tegaskan jika ini bukan satu masalah serius, tetapi ini hanya situasi yang harus diselesaikan bersama oleh para pemimpin. Wagub mengaku, pemerintah akan berkoordinasi dengan BPK Perwakilan Papua, sehingga semuanya bisa direalisasikan dengan baik, tetapi secara administrasinya juga mendukung.Klemen Tinal meminta kepada para guru untuk tidak mogok mengajar tapi harus tetap mendidik anak-anak. Tim anggaran kabupaten/kota bersama provinsi melakukan pembahasan untuk menentukan regulasi pembayaran ULP dan TPP.Seperti dilansir nabire.net, keenam kabupaten/kota yang mendapat perhatian serius dari Gubernur Papua karena ULP guru SMA/SMK belum cair diantaranya Kabupaten Nabire, Jayapura, Mimika, Keerom, Yalimo dan Waropen dan Kotamadya Jayapura. Gubernur memanggil keenam Bupati dan Walikota dari 6 daerah ini untuk menggelar Rapat Penyelesaian Pembayaran ULP para Guru SMA/SMK di daerah itu. Rapat dipimpin oleh Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, mewakili Gubernur Papua, Senin siang (25/2).Bupati Nabire yang hadir dalam rapat ini mengatakan bahwa kebijakan pembayaran ULP para guru SMA/SMK di Nabire tidak dianggarkan dalam APBD karena hal itu akan menjadi temuan dari BPK sesuai hasil konsultasi pemkab dengan BPK.Sementara SK Gubernur Papua Nomor 40 Tahun 2018 yang isinya berupa permintaan bantuan kepada pemkab/pemkot untuk menanggulangi biaya penyelenggaraan pendidikan SMA/SMK menurut Bupati Nabire, baru baru didapat setelah bulan Januari 2019.Namun Bupati meminta agar Pemprov Papua bisa mengambil keputusan yang bijak terkait polemik ini. Mengingat kesejahteraan guru sangat berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di Sekolah, khususnya di SMA dan SMK, apalagi Ujian Nasional tak lama lagi akan dilaksanakan.Seperti diketahui, sejak statusnya dialihkan dari kabupaten/kota ke provinsi, para guru SMA/SMK di Papua terkendala dalam hal pembayaran gaji dan Uang Lauk Pauk (ULP), demikian halnya juga di kabupaten Nabire. Jika persoalan gaji sudah teratasi, tidak demikian dengan Uang Lauk Pauk. Polemik pembayaran ULP sendiri bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di beberapa kabupaten lain di Papua, pasca beralihnya tanggung jawab pembayaran gaji dari kabupaten ke Provinsi. (ist)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51

Info Loker