Home Nabire Dapat Bantuan, Korban Kebakaran Terima Kasih untuk Pemerintah

Dapat Bantuan, Korban Kebakaran Terima Kasih untuk Pemerintah

Suroso  Kamis, 14 Maret 2019 4:17
Dapat Bantuan, Korban Kebakaran Terima Kasih untuk Pemerintah

NABIRE - Warga masyarakat Pasar Sentral Kalibobo terutama warga masyarakat yang menjadi korban kebakaran mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP yang telah memberikan bantuan kepada warga masyarakat korban kebakaran berupa bahan bangunan. Bantuan berupa bahan bangunan yang diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Nabire pada, Rabu (13/3) bertempat di Masjid Babussalam Komplek Pasar Kalibobo merupakan bukti kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) kepada warga masyarakat Kabupaten Nabire yang terkena musibah kebakaran.

Salah satu tokoh masyarakat yang berada di Komplek Pasar Sentral Kalibobo, H. Abdul Haris kepada wartawan mengatakan, mewakili warga korban kebakaran dan juga warga komplek Pasar Sentral Kalibobo mengucapkan terima kasih kepada Pemda Nabire dalam hal ini Bupati Kabupaten Nabire yang telah memberikan sumbangsih berupa material bahan bangunan kepada 84 warga korban kebakaran.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah melalui BPBD, bantuan yang diserahkan kepada warga kami yang menjadi korban kebakaran, walaupun terlambat, tetapi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati. Karena bapak bupati begitu peduli dengan warga kami yang terkena musibah kebakaran, kedepan Nabire bisa menjadi lebih baik lagi kedepan,” ungkapnya.

Menurutnya, Nabire merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah Papua Tengah yang sebenarnya sudah lebih maju dibanding kabupaten-kabupaten lain yang ada di wilayah Papua Tengah lainnya. Pasar Sentral Kalibobo sudah seharusnya dibenahi dengan baik, sehingga aktifitas para penjual dan juga pembeli yang ada, bisa lebih nyaman untuk beraktifitas di Pasar Sentral Kalibobo. Baik dari segi infrastruktur jalan maupun drainase (saluran pembuangan) sudah harus ada di Pasar Sentral Kalibobo supaya jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo tidak lagi digenangi air.

“Ya, kami sebagai warga Nabire juga menginginkan adanya kemajuan pembangunan di Kabupaten Nabire, dan masyarakat juga sudah lama menginginkan Nabire jadi ibukota Provinsi Papua Tengah, mudah-mudahan Nabire bisa lebih cepat jadi Provinsi Papua Tengah, itu harapan kami masyarakat Nabire mudah-mudahan pemerintah cepat merespon apa yang menjadi harapan dari warga masyarakat Kabupaten Nabire,” pungkasnya.(cad)

Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker