Home Nabire Bupati Jawab Aspirasi Warga Pasar Sentral Kalibobo

Bupati Jawab Aspirasi Warga Pasar Sentral Kalibobo

Suroso  Kamis, 14 Maret 2019 4:21
Bupati Jawab Aspirasi Warga Pasar Sentral Kalibobo

NABIRE - Kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo hingga saat ini cukup memperihatinkan, inilah yang menjadi salah satu aspirasi warga masyarakat yang berdomisili komplek Pasar Sentral Kalibobo kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati Kabupaten Nabire. Saat Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP berada di Komplek Pasar Sentral Kalibobo, Rabu (13/3), guna memberikan bantuan bahan bangunan kepada warga korban kebakaran, dalam sesi tanya jawab dengan warga masyarakat korban kebakaran, sejumlah aspirasi yang diajukan oleh warga Pasar Sentral Kalibobo langsung dijawab oleh Bupati Kabupaten Nabire.

Kata Bupati, soal kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo memang perlu dibenahi oleh pemerintah daerah, tentunya hal ini juga akan menjadi prioritas dari pemerintah daerah untuk segera diperbaiki. Dan Bupati Nabire juga akan memerintahkan instansi teknis untuk segera menangani hal tersebut.

Selain itu, warga Pasar Sentral Kalibobo juga meminta kepada pemerintah daerah untuk segera menertibkan pasar-pasar ‘Kaget’ yang sudah menjamur di wilayah Kota Nabire. Dengan adanya pasar-pasar kaget ini membuat aktifitas Pasar Sentral Kalibobo yang seharusnya menjadi sentral aktifitas jual beli tidak berjalan maksimal.

Karena, keberadaan pasar kaget yang menjamur di Kota Nabire, banyak warga masyarakat dalam hal ini konsumen atau pembeli, sudah tidak lagi menggunakan pasar sentral sebagai pusat, tetapi justru para pembeli kebanyakan saat ini sudah lebih memilih berbelanja di pasar-pasar itu untuk membeli kebutuhan sehari-hari dibandingkan datang di Pasar Sentral Kalibobo.

Padahal, yang dikatakan pasar sentral adalah pusat yang aktifitasnya seharusnya berjalan hingga tengah malam, tetapi kenyataannya Pasar Sentral Kalibobo hanya beraktifitas kurang lebih hanya 8 hingga 12 jam sehari. Terkait dengan hal tersebut, Bupati Kabupaten Nabire mengatakan akan membentuk Tim Terpadu untuk menertibkan pasar-pasar kaget yang menjamurdi Kota Nabire. Sehingga aktifitas jual beli, semua akan berpusat di Pasar Sentral Kalibobo.

“Memang ini yang menjadi masalah saat ini, seperti Pasar Sore yang di Tapioka, ini sebenarnya tidak punya dasar. Tidak ada ijin dari pemerintah untuk bangun pasar disitu, yang resmi diberikan ijin oleh pemerintah itu hanya Pasar Sentral Kalibobo dan Pasar Karang Tumaritis. Tapi, semua ini sebenarnya tergantung dari masyarakat itu juga. Tetapi, hal ini akan menjadi suatu masukan untuk pemerintah daerah sehingga kedepan akan lebih ditertibkan,” tuturnya.(cad)

Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker