Home Papua Wagub Kecam Bupati Nduga Soal Warga Mengungsi ke Wamena

Wagub Kecam Bupati Nduga Soal Warga Mengungsi ke Wamena

Suroso  Kamis, 14 Maret 2019 4:45
Wagub Kecam Bupati Nduga Soal Warga Mengungsi ke Wamena
JAYAPURA,- Pemerintah Kabupaten Nduga hingga saat ini tak melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Papua soal warganya yang mengungsi ke Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Penegasan itu ditegaskan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, kepada wartawan usai menghadiri seminar dan workshop pemetaan potensi dan penyusunan roadmap pengembangan elektronifikasi pemerintah daerah di Provinsi Papua, di kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua, Kamis (14/3/2019).  “Sampai saat ini kita belum bertemu ataupun berkomunikasi dengan bupati, komunikasi tidak hanya melalui telepon tetapi koordinasi untuk mencari solusi, karena hari ini masyarakat Nduga butuh solusi bukan telepon,” tegas Klemen Tinal. Untuk menangani masalah tersebut, Klemen Tinal mengungkapkan, harus segera ada langkah-langkah yang diambil terutama dari bupati untuk menangani masalah ini.  “Kita harus segera mengambil langkah-langkah, kalau bupati merasa tidak bisa menangani sendiri. bupati harus segera melakukan koordinasi dengan gubernur supaya kita tahu situasinya seperti apa,” jelasnya. Dengan demikian, Pemprov dan Pemkab Nduga dapat mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut agar situasi ini segera tuntas.  “Solusinya seperti apa, bagaimana kita pindahkan masyarakat yang mengungsi, bagaimana pasca masyarakat pergi, artinya harus ada pemulihan secara psikologis terutam kesehatan dan makanan,” tandasnya. Mantan Bupati Mimika mengaku adanya ketakutan dari masyarakat merupkan hal yang wajar. Namun demikian, bupati sebagai kepala daerah harus mengambil langkah dan memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak takut.  “Jadi masyarakat posisinya begitu, jangan selalu masyarakat yang disalahkan, bukan hanya bupati tetapi bupati bisa datang kepada kami, jika kita tidak sanggup bisa ke Presiden Jokowi minta bantuan,” ucap Klemen Tinal. Dikatakannya, negara punya perangkat yang selalu siap memberikan bantuan bukan hanya TNI-Polri sebab ada PMI atau Rumah sakit yang bisa memberikan bantuan.  “TNI bertugas melakukan pengamanan, tugas kita pemerintah untuk memulihkan, membangun, mengayomi dan mendampingi masyarakat tidak boleh tercecer kemana-mana,” tandasnya. Seperti diketahui, lebih dari 2000 warga Nduga mengungsi ke Wamena akibat merasa trauma dengan rentetan peristiwa kontak senjata. Mereka saat ini membutuhkan bantuan kebutuhan pokok untuk hidup sehari-hari.   
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker