Home Pemda Intan Jaya Kunker Bupati Intan Jaya, Naik Ojek Sugapa ke Paniai

Kunker Bupati Intan Jaya, Naik Ojek Sugapa ke Paniai

Suroso  Senin, 1 April 2019 4:17
Kunker Bupati Intan Jaya, Naik Ojek Sugapa ke Paniai

SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) dengan meninjau langsung jalan tembus dari Kota Sugapa Kabupaten Intan Jaya menuju Kampung Komopa Kabupaten Paniai.Perjalanan sekitar 5 jam dari Sugapa ke Komopa ditempuh rombongan, Jumat (29/3) pekan kemarin. Jalan yang dilewati adalah Jalan TransPapua. Rombongan menggunakan motor ojek yang disewa dengan tarif 2 juta rupiah per motor.Rombongan Bupati Intan Jaya menggunakan ojek motor untuk mencoba jalan tembus dari Sugapa ke Komopa, Kabupaten Paniai. Mahalnya tarif ojek selain dikarenakan jarak tempuh yang sangat jauh, juga disebabkan beratnya medan yang harus ditempuh lantaran kondisi geografis pedalaman Papua yang berkontur perbukitan.Bupati mengatakan Kunker ini memiliki arti sangat penting mengingat pembangunan infrastruktur berupa jalan tembus merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk melepaskan pedalaman Papua dari keterisoliran. Selain itu, bupati bisa berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan.Beratnya medan pedalaman Papua membuat sepeda motor tidak bisa mendaki bila berboncengan. Kalau sudah begitu, perjalanan pun dilanjutkan dengan berjalan kaki“Perjalanan ini dalam rangka pengecekan jalan yang telah dibangun pemerintah, sambil meninjau masyarakat di sepanjang jalan yang dilewati,” kata Bupati Natalis Tabuni.Dari Kampung Komopa, rombongan Bupati melanjutkan perjalanan dengan menumpang speedboat menuju Enarotali yang merupakan satu-satunya kota tua di pedalaman Papua yang dibangun oleh penjajah Belanda.Perjalanan pun diakhiri lewat jalur darat dengah menggunakan mobil sampai ke Kabupaten Nabire.Bupati juga memanfaatkan waktu istirahatnya di perjalanan untuk mengecek kondisi infrastruktur, seperti Jembatan Abutmen dan jembatan gantung Kali Kemabu di Distrik Wandai.Bupati mengaku menikmati perjalanan ini, meski sangat melelahkan. Karena dengan begitu, dia bisa mengecek sendiri kondisi jalan tembus yang diharapkan bisa mempermudah arus transportasi antar dua kabupaten.Bupati Intan Jaya berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan untuk menyerap aspirasi mereka“Apalagi di sepanjang perjalanan banyak bertemu masyarakat, sehingga ke depannya kami bisa tahu apa saja yang harus diprioritaskan,” tuturnya. (ist)

Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker