Home Nabire Kapolres Nabire : KPPS Diharapkan Berkoordinasi dengan Apkam

Kapolres Nabire : KPPS Diharapkan Berkoordinasi dengan Apkam

Suroso  Minggu, 14 April 2019 23:38
Kapolres Nabire : KPPS Diharapkan Berkoordinasi dengan Apkam
NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. Sony Marisi Nugroho Tampubolon, SIK, mengharapkan agar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang baru dilantik dapat bekerja sama mendukung pelaksanaan Pemilu 2019. Kapolres Nabire juga berharap agar KPPS dapat berkoordinasi dengan pihak keamanan.Demikian disampaikan Kapolres Nabire saat pelantikan Ketua KPPS dan bimbingan teknis (Bimtek) pemungutan dan perhitungan suara (Tungsura) Pemilu tahun 2019, di Aula Kasih Tabernakel, Jumat (12/4) kemarin.“Besok akan dilakukan pergeseran pasukan ke TPS-TPS. Polres Nabire akan mengamankan sekitar 1.128 TPS di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai. Polres Nabire akan dibantu TNI sebanyak 150 personil, 50 personil dari Brimob dan 20 personil dari Polda Papua,” ujarnya.Pada kesempatan itu, Kapolres Nabire juga berharap adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak. Dikemukakan, karena keterbatasan personil saat pelaksanaan Pemilu mendatang, ada personil keamanan yang bertugas pada lebih dari satu TPS. “Saya mohon kerjasama dan dukungan semua pihak, teknisnya segera kenali kami dari Polres tidak semua mendapat pengamanan TPS karena keterbatasan personil,” tambahnya.Kapolres Nabire juga mengharapkan agar Ketua KPU Nabire dapat berkomunikasi dengan baik. Diharapkan rekan-rekan yang menggunakan hellykopter hanya PPD, sedangkan yang lain menggunakan jalur darat. Karena helicopter yang ada di Kabupaten Nabire melayani bukan hanya Kabupaten Nabire, tetapi juga kabupaten lain.Terkait teknis, lanjutnya, bisa dikoordinasi yang penting hak-hak pemilih tidak dikurangi atau tersalurkan. Tambah Kapolres, proses cepat dan aman itu lebih baik, dari pada semakin lama pleno di PPD.“Kami dari Polri hanya dibayar selama dua hari, sementara mulai besok sampai tanggal 17 ditambah kurang lebih 1 minggu kedepan tetap akan melaksanakan pengamanan. Saya mohon kerjasama rekan-rekan, sudah 80 peesen kita melaksanakan agenda Pemilu, tinggal 20 persen akan dilaksanakan oleh masyarakat,” tambahnya.Pada kesempatan itu Kapolres juga mengharapkan agar pihak-pihak yang tidak berkompeten untuk tidak menyebarkan informasi soal hasil perolehan suara baik melalui media sosial maupun media massa lainnya. Dalam hal mengekspose hasil perolehan suara itu hanyalah menjadi kewenangan KPU. “Hanya KPU yang mempunyai hak penuh untuk menggumumkan hasil. Apabia tidak sesuai silahkan laporkan ke Bawaslu, silahkan kawal pelaksanaan Pemilu. Bila ada komplain silahkan pada saat pleno di tingkat PPD, jangan sudah di KPU Provinsi baru mau complain,” katanya. Laksanakan Tugas Sesuai AturanKomisioner Bawaslu Nabire, Andriana Sahempa, S.Pak, mengharapkan agar KPPS yang baru dilantik untuk melaksanakan tugasnya sesuai aturan. Dirinya juga mengatakan jika KPPS yang baru dilantik adalah orang-orang terpilih. “Saya yakin diantara kalian pasti sudah ada yang pernah menjadi KPPS, bapak ibu kali ini akan melaksanakan Pemilu 2019 serentak yang baru pertama kali dilaksanakan di dunia. Apabila ini terlaksana dengan baik maka bapak ibu telah menyukseskan Pemilu 2019,” ujarnya.Pihaknya juga mengharapkan agar KPPS memahami dengan baik aturan perundang undangan yang ada. Di lapangan ada pengawas TPS yang melakukan pengawasan secara mobile dan tidak statis pada satu tempat saja. Linmas Dampingi Petugas TPSSementara itu, Kasat Pol PP Nabire, KOMPOL. Stev Liatpasen, mengharapkan Linmas TPS mendampingi petugas TPS dapat bekerja dengan baik. Di dalam Peraturan Pemerintah nomor 16 sudah jelas kedudukan Linmas.“Linmas di TPS itu dibawah Sat Pol PP, bukan dibawah Kesbagpol. Kami tidak punya dukungan dana dari pemerintah pusat. Pada pertemuan dengan pemerintah pusat, kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat. Kami rasa dengan besarnya anggaran dukungan Pemda Kabupaten Nabaire tidak akan mampu,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, hingga saat ini Linmas belum melaksanakan pelatikan petugas Linmas TPS, karena tidak ada dukungan dana. “Dengan kondisi seperti ini, saya berharap apabila Linmas kami tidak tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, kami harap dapat dimaklumi,” ujarnya.Dikatakan, Linmas adalah bagian dari KPPS, satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dirinya mengharapkan agar bisa memperhatikan Linmas yang ada di lapangan. “Sat Pol PP hanya dilibatkan pada masa tenang, sedangkan Linmas bertugas pada saat pelaksanaan. Dalam Undang-Undang Pemilu sudah jelas, namun kami tetap akan melaksanakan siaga maupun patroli pada saat hari H,” tuturnya. (ros)
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker