Home Nabire Jual Beli Surat Undangan Bisa Dijerat Pidana

Jual Beli Surat Undangan Bisa Dijerat Pidana

Suroso  Minggu, 14 April 2019 23:40
Jual Beli Surat Undangan Bisa Dijerat Pidana
NABIRE – Anggota Bawaslu Kabupaten Nabire, Adriana Sahempa, S.Pak, mengingatkan kepada KPU Nabire untuk menekankan kepada KPPS agar memperhatikan soal distribusi surat undangan (C6) kepada para pemilih. Dirinya mengingatkan agar jangan sampai terjadi jual beli surat undangan dalam Pemilu tahun 2019 ini. Jika ada praktek jual beli surat undangan, ini ada tindak pidana dan bagi pelakunya bisa diproses hukum.Hal ini disampaikan Adriana Sahempa, S.Pak, saat rapat koordinasi (Rakor) yang digelar KPU Nabire dalam rangka kesiapan tahapan Pemilu tahun 2019, Kamis (11/4) lalu.Selain soal antisipasi jual beli surat undangan, dirinya juga mengingatkan agar surat suara sisa tidak dibagi-bagi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini disampaikan mengantisipasi adanya informasi oknum-oknum tertentu yang menyiapkan sejumlah dana untuk “membeli’ surat suara sisa.“Bawaslu kita siap cegah agar tidak terjadi dan proses jika ada pelanggaran. Kami tidak ingin ada KPPS yang dipidanakan, jadi KPU Nabire kami harapkan perhatikan itu. Kami tegaskan jajaran kami untuk mengawasi hingga tingkatan bawah. Soal kampanye kita bersyukur sejauh ini sudah berjalan dengan aman,” ujarnya.Pada kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Ramadhani SH, MH, mengatakan jika kesiapan logistik Pemilu 2019 agar dicek ulang. Misalnya, soal kotak suara apakah murni baru atau tidak karena hal ini terkait dengan anggaran negara. Pada kesempatan itu, Kejari Nabire juga menyinggung soal pembiayaan yang bersumber dari APBN yang digunakan untuk melaksanakan Pemilu tahun 2019 ini. Penggunaan anggaran diharapkan sesuai dengan aturan yang ada.Kabag Ops Polres Nabire, AKP Helmy Tamaela, S.Ik, saat Rakor menuturkan, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Nabire telah melakukan apel pengecekan personil yang akan ditugaskan pengamanan di TPS baik untuk wilayah Kabupaten Nabire maupun Kabupaten Dogiyai. Tegas Kabag Ops Polres Nabire, pihak kepolisian telah siap untuk mengamankan jalannya Pemilu 2019.“Berkaitan dengan pergeseran pasukan dan pengawalan logistik, kami berikan masukan kepada KPU bahwa rata-rata sarana udara di Nabire terbatas jumlahnya, dan akan digunakan juga untuk melayani kabupaten lain seperti Kabupaten Dogiyai. Saran kami, pergeseran pasukan terjauh seperti Siriwo, Yaro, Uwapa dan Makimi, ut Senin kita upayakan yang udara, Selasa kita fokus pergeseran pasukan dalam kota,” tuturnya.Sementara itu dari pihak Kodim 1705/Paniai melalui Pasiter, Yusuf Rumy, menegaskan jika TNI siap memback up kepolisian untuk pengamanan Pemilu 2019. (ros)
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker