Home Nabire Remaja Harapan Bangsa dan Pembangunan Masa Depan

Remaja Harapan Bangsa dan Pembangunan Masa Depan

Suroso  Senin, 15 April 2019 23:52
Remaja Harapan Bangsa dan Pembangunan Masa Depan
NABIRE - Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, S.IP.,MM, di sela-sela kegiatan pembukaan workshop penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja pengelola pusat informasi dan konseling remaja, Senin (15/4) bertempat di salah satu hotel Nabire mengatakan, berbahagia karena remaja merupakan harapan  bangsa dan pembangunan sekarang, besok dan masa depan.Lanjutnya, sangat penting dapat berperan aktif dalam berbagai bidang yang ada, sehingga kesempatan emas bagi dirinya untuk bersilaturrahmi dan bertatap muka dengan peran remaja selaku generasi muda harapan bangsa dipundak kalianlah sebagai ujung tombak pembangunan bangsa dan negara. Dikatakan Amirullah Hasyim, era saat ini, yang lazim dikenal sebagai era milenial mengharuskan setiap warga masyarakat terus mengembangkan diri guna meningkatkan kompotensi yang dimiliki agar mampu bersaing dan bertahan dengan perubahan zaman yang sangat dinamis.Menurutnya, perubahan ini sebaiknya disikapi dengan perencanaan yang matang dalam menjalani kehidupan sehingga, remaja dapat menyiapkan diri agar dapat menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompetitif, remaja perlu merencanakan apa yang dilakukan untuk masa depan kalian.Oleh karena itu, Wabup Amirullah melalui program generasi berencana atau lebih populer dikenal dengan istilah ‘Genre’, yang merupakan salah satu gagasan program pembangunan keluarga yang menjadi bagian dari progaram kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang memiliki tujuan untuk menciptakan generasi muda yang handal, sehat, cerdas dan ceria.Selanjutnya, salah satu hal yang menjadi perencanaan bagi remaja yakni, kesiapan dalam menjalani kehidupan berkeluarga kelak, karena keluarga adalah dasar utama pembentukan karakter manusia, dan remaja merupakan individu-individu calon pasangan yang akan membangun keluarga dan calon orang tua bagi anak-anak yang dilahirkannya.“Sehingga perlu disiapkan agar memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga, yang merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga yang berkualitas, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkualitas,” harapnya.Imbuhnya, bila tidak siap pasti gagal remaja dalam merencanakan kehidupannya, bukan hanya menjadi ancaman kegagalan pembangunan. Artinya gagal dalam menyiapkan aktor-aktor atau pelaku-pelaku pembangunan, tetapi juga menjadi ancaman kegagalan kualitas generasi berikut. (modes)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker