Home Pemda Intan Jaya Pasca Pembakaran Kotak Suara di Distrik Wandae, Bupati Intan Jaya Papua Gelar Pertemuan

Pasca Pembakaran Kotak Suara di Distrik Wandae, Bupati Intan Jaya Papua Gelar Pertemuan

Suroso  Rabu, 24 April 2019 4:10
Pasca Pembakaran Kotak Suara di Distrik Wandae, Bupati Intan Jaya Papua Gelar Pertemuan
INTAN JAYA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si mengakui kinerja penyelenggara Pemilu di Kabupaten Intan Jaya masih memiliki banyak kekurangan. Namun dia berusaha memaklumi karena beratnya penyelenggaraan pesta demokrasi yang dilaksanakan secara serentak.Khusus untuk Kapolres Paniai, AKBP Abdullah Wakhid Prio Utomo, Bupati Intan Jaya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas masukan dan arahannya.“Terima kasih untuk Bapak Kapolres Paniai atas masukan dan arahannya, sehingga pesta demokrasi di Intan Jaya bisa terlaksana,” kata Bupati Natalis Tabuni saat dihubungi melalui selular, Selasa (23/4).Meski secara umum Pemilu bisa berlangsung aman dan lancar, namun bupati tetap menyayangkan beberapa persoalan yang seharusnya bisa dihindari. Antara lain tindak kekerasan yang dilakukan masyarakat pada salah seorang Caleg, pembakaran surat suara dan kotak suara, serta keterlambatan Distrik Tomosiga menggelar Pemilu.Bupati menjelaskan, penganiayaan terjadi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, pada 18 April 2019. Caleg DPRP Provinsi Papua dari Partai PAN atas nama Aner Maizeni dipukuli massa. Dia berharap masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan anarkis.“Ingatlah kerusuhan Pilkada Intan Jaya tahun kemarin. Kita semua yang rugi,” katanya.Dikatakan, ada juga peristiwa pembakaran kotak suara berikut surat suara di dalamnya oleh orang tidak dikenal.  Namun diduga massa dari Caleg berinisial AB, yang terjadi di Distrik Wandae pada 18 April 2019. Untuk mencegah peristiwa serupa tidak terulang, bupati telah menggelar pertemuan di kediamannya.Pertemuan antara lain dihadiri Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Intan Jaya, Kapolres Paniai, Sekretaris Dewan, Tim Sentra Gakumdu, Desk Pemilu Pemda Intan Jaya, Kapolsek Sugapa, Danramil Sugapa, Perwira Penghubung (LO), Kasat Intel Paniai, Kasat Reskrim Paniai, BainPapua dan anggota Kopassus.Isi pertemuan membahas lebih lanjut pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang sedang berlangsung di Kabupaten Intan Jaya. Termasuk membahasa situasi terakhir di Distrik Wandae pasca keributan dan pembakaran kotak dan surat suara.“Distrik Wandae adalah salah satu distrik yang melakukan pemungutan susulan. Saat ini, motif pengerusakan telah ditangani kepolisian setempat,” ujar bupati.Dalam rapat tersebut, sambung Bupati, juga dibahas mengenai keterlambatan pelaksanaan Pemilu di Distrik Tomosiga. Dimana faktor cuaca turut memberi andil pada keterlambatan para penyelenggara PPD untuk hadir di lokasi Pemilu.Dan untuk memantau situasi terakhir di Distrik Wandae terkait keributan dan pembakaran kotak suara, Bupati pada Senin (22/4) kemarin, bersama Kapolres Paniai, KPU dan Bawaslu telah meninjau langsung ke lokasi dengan menggunakan helikopter.“Kita bersyukur masalah di sana dapat diredam dan suasana sangat kondusif,” katanya. (ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker