Home Nabire Eksekutor Tukang Ojek Pusar Terancam 15 Tahun Kurungan

Eksekutor Tukang Ojek Pusar Terancam 15 Tahun Kurungan

Suroso  Selasa, 28 Mei 2019 3:58
Eksekutor Tukang Ojek Pusar Terancam 15 Tahun Kurungan
NABIRE – Eksekutor atau pelaku pembunuhan tukang ojek dengan korban bernama Pusar yang terjadi di sekitar Pantai Gedo Kampung Waharia Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire pada 30 Maret 2019 lalu berinisial YY alias Y terancam kurang lebih 15 tahun kurungan (penjara).Hal ini seperti dikemukakan Kapolres Nabire, AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, diwakili langsung Wakapolres Nabire, Kompol Steyven J Manopo, S.IK dan Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, S.IK, saat digelarnya konfrensi pers terkait penangkapan pelaku dalam kasus tersebut, Kamis kemarin di Mapolres Nabire.Dikatakan Wakapolres Steyven Manopo, kasus pembunuhan tukang ojek yang terjadi akhir Maret 2019 lalu di daerah sekitar Pantai Gedo Nabire itu, sesuai hasil pengembangan, penyidikan hingga pemeriksaan pelaku dan saksi, tersangka YY kami jerat dengan pasal 338 (primair) subsidair pasal 351 ayat (3) lebih subsidair pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.Seperti diterangkan sebelumnya dan terungkap kronologis kejadian, pelaku dengan sadir menghabis korban dan merampas barang korban, walaupun tidak direncanakan sebelumnya. Namun, karena pelaku kerap membawa benda tajam dalam hal ini pisau sangkur, sehingga pelaku kami tetapkan dengan KUHPidana, yakni merampas nyawa orang lain dan penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.  Diketahui pelaku YY (umur 19 thaun), yang pada saat kejadian sendiri merupakan pelajar yang ada di Kabupaten Nabire dan baru menamatkan studinya pada beberapa minggu lalu ini, sesuai BAP membunuh korban sendiri dan saat kejadian pelaku dalam keadaan mabuk atau dipengaruhi minuman keras.Diberitakan sebelumnya kemarin, terkait penangkapan terhadap pelaku sendiri dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2019 sekira pukul 17.00 WIT. Dimana, penangkapan tersebut berkat informasi dari Cepu yang selanjutnya dikembangkan dan dilakukan pengintaian anggota Satuan Reskrim Polres Nabire berhasil mengamankan pelaku yang kabarnya baru turun dari pedalaman.(wan)
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker