Home Pemda Deiyai Pasca Kericuhan Waghete, Sikon Deiyai Beransur Aman

Pasca Kericuhan Waghete, Sikon Deiyai Beransur Aman

Suroso  Selasa, 28 Mei 2019 4:8
Pasca Kericuhan Waghete, Sikon Deiyai Beransur Aman
DEIYAI – Pasca kericuhan yang terjadi di Waghete, tepatnya di sekitar Mapolsek Tigi, Situasi dan Kondisi (Sikon) keamanan di wilayah hukum Polres Paniai, Kabupaten Deiyai beransur-ansur aman dan kondusif. Peristiwa di Waghete yang terjadi pada hari Selasa, 21 Mei 2019 kemarin itu sempat membuat Sikon di wilayah tersebut mencekam. Namun saat ini, situasi keamanan di Deiyai dapat dikatakan pelih, meskipun hingga berita ini ditulis belum ada komentar resmi dari pihak keamanan secara langsung.Kericuhan yang terjadi di Deiyai, seperti digambarkan media online nasional mulai dari kondisi Mapolsek Tigi dan bangunan yang dirusak akibat luapan kemarahan massa, karena jatuhnya korban jiwa atas nama Yulius Mote. Selain membakar Mapolsek Tigi, massa juga merusak mobil patroli milik kepolisian dan  sejumlah bangunan lain di sekitarnya.Salah seorang warga di Deiyai mengabadikan sejumlah kerusakan yang terjadi pasca kericuhan tersebut. Seperti diketahui, kasus penembakan ini terjadi di Waghete kabupaten Deiyai, Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIT. Dikabarkan, dari kasus penembakan ini mengakibatkan jatuh korban di pihak warga sipil. Selain itu juga terjadi pembakaran Mapolsek Tigi oleh masyarakat yang marah akan terjadinya peristiwa tersebut.Salah satu korban yang meninggal dunia, yaitu Yulius Mote, telah dimakamkan pihak keluarga di depan Mapolsek Tigi pada hari kamis (23/05). Pihak keluarga korban meminta agar polisi mengusut tuntas pelaku penembakan. Pihak keluarga juga menyesalkan pernyataan polisi bahwa tidak ada korban tewas dalam kasus ini.Pihak Polda Papua sendiri tengah berada di Deiyai untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Selain dalam proses intevigasi, dengan menurunkan beberapa anggota dari Propam dan Satuan Kriminal Umum, pihak Kepolisian Daerah Papua kabarnya sedang melakukan penyelidikan kasus pemerkosaan 3 warga sipil di Deiyai. (wan/ist)
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker