Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya Tinjau Aula Kantor BKD yang Dibakar Orang Tak Dikenal

Bupati Intan Jaya Tinjau Aula Kantor BKD yang Dibakar Orang Tak Dikenal

Suroso  Kamis, 30 Mei 2019 12:54
Bupati Intan Jaya Tinjau Aula Kantor BKD yang Dibakar Orang Tak Dikenal
 INTAN JAYA - Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, Selasa (28/5) lalu meninjau Aula Kantor BKD Intan Jaya yang habis setelah dibakar orang tidak dikenal pada Rabu (22/5) silam sekitar pukul 13.00 WIT. Bupati mengatakan kemungkinan utama penyebab Aula BKD dibakar adalah karena masalah pemilihan legislatif Intan Jaya yang tidak diakomodir dengan baik oleh penyelenggara/pengawas Pemilu. “Sehingga amarah sekelompok orang dilampiaskan dengan melakukan pembakaran,” katanya. Bupati sangat menyesalkan peristiwa pembakaran ini. Untuk itu, dia mengimbau semua pihak agar menahan diri dan mengikuti aturan yang berlaku dalam undang-undang pemilihan. “Sehingga tidak terjadi dampak yang merugikan banyak pihak,” katanya. Bupati meminta aparat kepolisian secepatnya mengungkap para pelaku pembakaran ini. Dia juga meminta aparat melakukan patroli secara rutin untuk menjaga kantor-kantor pemerintahan. Sementara itu, Kapolsek Sugapa Intan Jaya, Ipda Patria Wanda Sigit, saat  dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait pembakaran tersebut dan telah mengantongi nama-nama terduga pelaku. “Namun kami masih mencari barang bukti yang kongkrit,” katanya. Diketahui Aula BKD Pemkab Intan Jaya bernilai kurang lebih Rp 800 juta dan sebenarnya kantor tersebut masih jarang digunakan karena sebagian besar ASN sempat mengungsi ke Nabire pasca rusuh Pilkada tahun kemarin yang juga berujung pada pembakaran banyak kantor pemerintahan. Saat ini, Bupati Intan Jaya sedang berusaha mengembalikan jalannya roda pemerintahan ke Intan Jaya dengan memerintahkan seluruh ASN yang masih mengungsi di Nabire untuk selekasnya kembali ke Intan Jaya. (ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker