Home Pemda Deiyai Dispenda Deiyai Sosialisasikan 9 Peraturan Pajak dan Retribusi Daerah

Dispenda Deiyai Sosialisasikan 9 Peraturan Pajak dan Retribusi Daerah

Suroso  Senin, 24 Juni 2019 1:7
Dispenda Deiyai Sosialisasikan 9 Peraturan Pajak dan Retribusi Daerah
DEIYAI - Untuk menggalih potensi potensi yang dapat mendatangkan PAD di Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pendapatan Daerah selaku dinas teknis merancangkan 9 Peraturan Bupati tentang Pajak dan Retribusi Daerah sebagai acuan untuk menggali sumber Pendapatan Asli Daerah, maka dalam 100 hari kerja bupati dan wakil bupati melalui, telah berhasil merancangkan 9 peraturan pajak dan retribusi daerah dan mensosialisasikan ke9 Perbup tersebut.  Ke9 Rancangan Peraturan Bupati (Raperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah yang telah berhasil dirancang itu diantaranya peraturan bumi dan bangunan,  peraturan parkiran kendaraan, peraturan reklame, peraturan  kios dan restoran dan peraturan tempat hiburan dan peraturan lainnya, akan dorong untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui sidang penetapan DPRD di Deiyai.  Pentingnya ke9 Raperda Pajak dan Retribusi ini, maka Dispenda Deiyai pada  Rabu 19 Juni 2019 kemarin, mengadakan kegiatan sosialisiasi tentang ke9 Peraturan Pajak dan Retribusi Daerah, berlangsung di aula Sekwan Kabupaten Deiyai, di Tigido Waghete, Deiyai. Salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi agar para warga Deiyai dan pihak pelaku wajib pajak dan retribusi dapat mengetahui ke9 rancangan peraturan pajak dan retribusi supaya kedepan tetap memberi dukungan dan partisipasi didalam membayar wajib pajak dan retribusi di daerahnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Kabupaten Deiyai Ateng Edowai, S.Pdk, melalui sambutannya menyampaikan, rancangan ke9 peraturan pajak dan retribusi ini disusun berdasarkan peraturan pemerintah tentang pajak dan retribusi nomor 28 tahun 2009, maka dirinya selaku pimpinan daerah memberi apresiasi kepada Dispenda selaku dinas teknis, yang mana telah berhasil merancang 9 peraturan pajak dan retribusi sebagai sumber acuan pendapatan asli daerah. Untuk itu, Bupati Ateng Edowai mengharapkan, kepada semua pihak, warga dan terutama para wajib pajak dapat memperhatikan dan memahami kewajiban dalam membayar pajak dan retribusinya. Karena anda membayar pajak dan retribusi, maka ikut membangun Deiyai, bersama pemerintah daerah di Deiyai yang kita cintai ini. Sementara itu, Kepada Dinas Pendapatan Daerah, Pelipus Goo, S.Pd menyampaikan, selaku dinas teknis telah berhasil merancang 9 peraturan pajak dan retribusi dan akan berupaya dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Deiyai untuk ditetapkan ke9 peraturan tersebut. Untuk itu, dalam rangka mendorong regulasi peraturan pajak dan retribusi itu, Dinas Pendapatan akan membentuk tim agar akan segera menjalankan  tugas penagian wajib pajak dan retribusi berdasarkan peraturan dimaksud.  Karena beberapa peraturan tersebut sebagai acuan untuk sumber pendapatan asli daerah di Deiyai. Selaku kepala dinas mengharapkan, semua pihak terutama lembaga DPRD segera memperhatikan untuk sama-sama kawal menuju penetapan ke9  peraturan bupati tentang pajak dan retribusi melalui sidang DPRD, sebelum tahun 2020 mendatang, untuk menjadi sebuah Perda. Kadispenda juga mengharapkan, kepada OPD yang mempunyai tugas dalam menjalankan pajak dan retribusi, kedepan kita sama–sama mendorong dan mengawal rancangan peraturan tersebut dan dapat terbangun koordinasi dan kerjasama, supaya selanjutnya dapat berjalan sesuai tugas dalam penagian pajak maupun retribusi sesuai harapan kita bersama, yaitu bagaimana mendatang Pendatang Asli Daerah berdasarkan kondisi dan potensi PAD yang ada di Deiyai.(henbob)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kejuaraan Bulutangkis Mulai Digelar
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:23
Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:15
Khawatir Didenda, Tempat Usaha Pilih Tutup
Suroso  Minggu, 29 September 2019 23:26
Sejumlah Calon Bupati Mendaftar ke PAN
Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:57

Info Loker