Home Pemda Dogiyai Selama 6 Bulan, Pelayanan Pemerintah Dua Distrik di Dogiyai Macet

Selama 6 Bulan, Pelayanan Pemerintah Dua Distrik di Dogiyai Macet

Suroso  Senin, 24 Juni 2019 21:52
Selama 6 Bulan, Pelayanan Pemerintah Dua Distrik di Dogiyai Macet
NABIRE – Selama 6 bulan terakhir ini, pelayanan pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan dan pelayanan pemerintahan lainnya dua distrik di Kabupaten Dogiyai, yakni Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Piyaiye macet. Hal ini akibat pelayanan penerbangan bersubsidi terhenti sejak awal tahun 2019.Pelayanan pemerintah lewat udara dengan jasa penerbangan bersubsidi yang berakhir tahun anggaran lalu, kini belum dilanjutkan untuk tahun anggaran ini sehingga tidak ada pelayanan di dua distrik yang menggunakan sarana transportasi udara untuk ke Unito dan Apogomakida dan sebaliknya. Pemerintah daerah setempat sudah menganggarkan dana subsidi penerbangan dalam tahun anggaran ini melalui dana mobilissi udara. Namun, hingga memasuki akhir Juni 2019, tidak ada pelayanan penerbangan subsidi dari Dogiyai ke Piyaiye, dan dari Dogiyai ke Sukikai Selatan dan sebaliknya dari dua distrik tersebut ke Dogiyai.Mantan Kepala Distrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi di Nabire, Senin (24/6) mengatakan, penerbangan subsidi yang dianggarakan pemerintah Kabupaten Dogiyai dimaksudkan untuk melayani masyarakat dan pegawai di distrik yang sulit dijangkau dengan darat, yakni dari Dogiyai ke Piyaiye dan dari Dogiyai ke Sukikai Selatan dan sebaliknya kembali ke Dogiyai. Subsidi tersebut untuk mengangkut pegawai distrik, guru dan tenaga kesehatan ke tempat tugas dan sebaliknya ke ibukota kabupaten.Tetapi, kata Kristianus, selama 6 bulan terakhir ini, sejak Januari 2019 tidak ada penerbangan subsidi. Oleh karena itu, pelayanan pemerintah di dua distrik tersebut, termasuk pelayanan pendidikan dan kesehatan macet. Alasannya, aparat pemerintah di tingkat distrik termasuk tenaga guru dan kesehatan, tidak bisa ke tempat tugas akibat sulitnya medan untuk menjangkaunya lewat darat. Hal ini lebih terasa di Distrik Sukikai Selatan, karena transpportasi lewat udara merupakan satu-satunya solusi untuk menjangkau distrik di tapal batas Kabupaten Dogiyai dengan Kabupaten Mimika dan Kaimana.Ia menambahkan, pelayanan penerbangan subsidi selama tahun lalu lancar. Tetapi memasuki tahun 2019, tidak ada lagi penerbangan subsidi di Kabupaten Dogiyai sehingga mempengaruhi pelayanan pemerintahan, pendidikan dan kesehatan di dua distrik yang menggunakan jasa transportasi udara. Karena, dana subsidi untuk pelayanan penerbangan dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Dogiyai. Tahun ini macet selama 6 bulan karena dana subsidi pelayanan penerbangan tidak ditangani Dinas Perhubungan.Ia menilai dengan tidak adanya pelayanan penerbangan subsidi, selain berdampak dalam pelayanan pemerintah juga ikut berpengaruh terhadap kunjungan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD dan Bupati Dogiyai ke Distrik Sukikai Selatan dan Piyaiye.(ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Senin, 24 Februari 2020 19:46
Wajah Baru Sensus Penduduk 2020
Dalam Peraturan Presiden (Perpres) 39 Tahun 2019 mengatur tentang Satu Data. Hal ini menarik dikaitkan dengan Indonesia akan melaksanakan Se
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Info Loker