Home Papua Masyarakat Diminta Dukung PON XX Tahun 2020

Masyarakat Diminta Dukung PON XX Tahun 2020

Suroso  Sabtu, 29 Juni 2019 6:36
Masyarakat Diminta Dukung PON XX Tahun 2020
SENTANI -  Masyarakat di Kabupaten Jayapura diminta untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)) XX tahun 2020 di Papua. Dukungan masyarakat untuk sukseskan PON XX 2020 sangat beragam, bisa lewat menjaga kebersihan lingkungan bahkan bisa lewat pengadaan souvenir-souvenir asli Papua. “Hampir dipastikan bahwa kita di Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah sebab lebih banyak kegiatan PON XX tahun 2020 dilaksanakan di sini untuk itu, saya mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura,” pinta Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M,Si di sela-sela acara sosialisasi PON XX 2020 di HoreX Hotel, Kota Sentani, Kamis (27/6) pagi. Bupati menjelaskan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengsukseskan pelaksanaan PON XX 2020 di Papua. Pihaknya menyadari bahwa atas dukungan semua pihak termasuk masyarakat, dapat membuat semarak dan sukses PON. Dikatakan, sampai dengan saat ini, dukungan masyarakat sangat baik. ini dapat terbukti dengan adanya tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan di sekitar Kota Sentani tetapi juga di sebagian tempat di Kabupaten Jayapura. “Kita ketahui bahwa gema Kabupaten Jayapura menuju go Adipura 2019 telah diterjemahkan disetiap komponen masyarakat. Partisipasi secara langsung telah nyata dengan adanya kerja-kerja bakti massal dan sejenisnya di lingkungan-lingkungan pemukiman warga dan tempat-tempat umum lainnya,” ungkapnya. Awoitauw juga menandaskan, Kabupaten Jayapura dengan sejumlah komunitas budaya masyarakat memiliki benda-benda budaya yang digunakan sebagai alat untuk menunjang aktivitas sehari-hari bisa diperbanyak dan dijual pada saat PON berlangsung. Sebab, lanjut Mathius, orang-orang yang akan datang ke Papua dan khususnya ke Kabupaten Jayapura pada saat perhelatan PON bukan hanya para atlit dan offisial tetapi juga ada orang lain yang ingin menonotang pertandingan-pertandingan. “Orang banyak itu mereka pasti ingin membawa cinderamat ke daerah asal, pada umumnya cinderamata tentu berupa benda-benda unik dan berilai budaya daerah setempat. Peluang tersebut masyarakat dapat memanfaatkan dengan menjualbenda-benda tersebut,” imbuhnya.
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kejuaraan Bulutangkis Mulai Digelar
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:23
Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:15
Khawatir Didenda, Tempat Usaha Pilih Tutup
Suroso  Minggu, 29 September 2019 23:26
Sejumlah Calon Bupati Mendaftar ke PAN
Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:57

Info Loker