Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya Kembali Tinjau Tes CPNS

Bupati Intan Jaya Kembali Tinjau Tes CPNS

Suroso  Selasa, 9 Juli 2019 19:27
Bupati Intan Jaya Kembali Tinjau Tes CPNS
NABIRE – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si kembali meninjau langsung tes penerimaan CPNS Formasi 2018 yang digelar di Aula SMaN 1 Nabire, Selasa (9/7). Turut serta dalam rombongan Bupati, antara lain Kepala BKD Intan Jaya, Apolos Iba, S.Sos, M.Si. Kedatangannya selain untuk melihat langsung kondisi jalannya tes penerimaan apakah sudah sesuai aturan yang berlaku, juga dimaksudkan agar putra-putri asli Papua, terutama warga asli Intan Jaya, bisa sebanyak mungkin lolos sebagai CPNS. “Saya berharap putra-putri asli Papua, terutama putra-putri Kabupaten Intan Jaya bisa sebanyak mungkin lolos tes ini, supaya bisa bersama-sama membangun tanah kelahiran,” kata Bupati kepada RadarPagi. Bupati berharap demikian karena selama ini warga asli Papua, khususnya Intan Jaya, masih banyak yang gagal lolos tes CPNS. Sebanyak 1.400 peserta mengikuti tes CPNS Formasi Tahun 2019, yang  dilaksanakan dari tanggal 4-9 Juli 2019. Nantinya hanya 407 formasi yang akan diterima. Dari jumlah 407 itu, 80% alokasi formasi untuk orang asli Papua dan 20% alokasi formasi untuk orang non Papua. Tetapi jika tidak ada orang asli Papua melamar, maka kekurangan dari kuota 80% tadi dapat dilamar oleh peserta orang non Papua. Sementara pada formasi untuk orang non Papua, bisa dilamar oleh orang asli Papua dan non Papua. Kebijakan tersebut diberlakukan agar putra daerah asli Papua bisa sebanyak mungkin berkarya membangun daerah. “Formasi untuk orang asli Papua hanya bisa dilamar oleh orang asli Papua yang dibuktikan dengan KTP dan KK orang tua,” kata Bupati. Dia menjelaskan, kategori orang asli Papua adalah ayah dan ibu asli Papua atau ayah asli Papua sedangkan ibu non Papua. (ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker