Home Papua Tengah Awal Pekan Depan, DPRD-Pemkab Dogiyai Seriusi Perda Miras

Awal Pekan Depan, DPRD-Pemkab Dogiyai Seriusi Perda Miras

Suroso  Jumat, 12 Juli 2019 1:8
Awal Pekan Depan, DPRD-Pemkab Dogiyai Seriusi Perda Miras
NABIRE – Awal pekan depan, Senin-Selasa mendatang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai bersama pemerintah eksekutif akan menyikapi tuntutan masyarakat dengan pertemuan bersama. DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai akan membahas khusus tuntutan masyarakat terhadap larangan peredaran dan distribusi minuman keras (Miras) di wilayah Kabupaten Dogiyai.Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai, Markus Mote saat dikonfirmasi soal aksi masyarakat menuntut penegasan larangan Miras dengan memalang kantor DPRD awal pekan ini, di Nabire, Rabu (10/7) mengatakan pihaknya akan mengundang pemerintah daerah untuk membahas tuntutan masyarakat tersebut pada awal pekan depan. “Kami akan ajak pemerintah daerah untuk masalah ini, Senin depan,” janjinya.Markus Mote mengatakan, Pemkab Dogiyai sudah punya Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Peredaran, distribusi dan penjualan Miras di wilayah hukum Kabupaten Dogiyai. Oleh karena itu, dewan bersama pemerintah eksekutif akan membahas bersama tuntutan masyarakat, ditegakannya Perda Miras di Kabupaten Dogiyai.Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, sudah ada Perda Miras tetapi belum dilaksanakan sesuai dengan arah Perda karena sosiallisasi baru sebatas kepada pejabat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), belum dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat lewat pemerintah di tingkat distrik dan komponen masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama se Kabupaten Dogiyai.Saat sosialisasi Perda Miras kepada pimpinan OPD, awal Desember 2018 lalu, Bupati Yakubus Dumupa juga meminta agar selesai melaksanakan sosialisasi di tingkat kabupaten hendaknya melaksanakan sosialisasi juga masyarakat melalui distrik se Kabupaten Dogiyai agar Perda Miras memasyarakat.Kesempatan itu, Bupati juga menegaskan, secara efektif Perda Miras akan dilaksanakan mulai tahun anggaran 2019. Untuk menertibkan Perda Miras, akan dibentuk tim dan pos-pos pemantau dibawah kendali Polisi Pamong Praja (Pol PP) sebagai pengawal Perda di daerah.Kendati demikian pesan Bupati Dumupa, Wakil Ketua DPRD Dogiyai, Markus Mote mengatakan sosialisasi tingkat distrik dan kepada tokoh-tokoh masyarakat belum dilaksanakan. Oleh karena itu, dewan akan mempertanyakan, apakah ada dana sosialisasi dan penertiban distribusi, peredaran dan penjualan miras di Kabupaten Digiyai. Jika tidak ada di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019, dewan akan mendesak pemerintah eksekutif agar mengalokasi dana sosialisasi Perda Miras dan penertiban Perda oleh instansi yang berwenang. (ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker