Home Nabire Bupati Isaias Undang RT/RW dan Kelurahan Bahas Sampah

Bupati Isaias Undang RT/RW dan Kelurahan Bahas Sampah

Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 20:45
Bupati Isaias Undang RT/RW dan Kelurahan Bahas Sampah
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP mengundang pihak RT/RW yang ada di wilayah perkotaan Kabupaten Nabire guna membahas masalah kebersihan atau sampah yang merajalela di kalangan masyarakat, khususnya di masing-masing lingkungan masyarakat dan pembuangan sampah di jalan raya yang harus dijaga bersama.  Turut hadir dalam pertemuan yang digelar pada hari Rabu (17/7), bertempat di ruang rapat Setda Nabire, Asisten I Setda Nabire, Kepala Dinas PPPA dan Kadistrik Kota Nabire.Mengawali rapat yang dimaksud, Isaias Douw mengatakan, kenapa bupati panggil hari ini, karena hal-hal yang perlu kita bicara bersama dan untuk disampaikan kepada pemerintah terendah di masing-masing kelurahan, yakni RT/RW, Kakam serta lurah dan Kadistrik. “Saya undang yang pertama masyarakat saya Nabarua, Siriwini pada kesempatan ini juga saya sampaikan terima kasih banyak karena uluran tangan perjuangan kemarin dari Kabupaten Nabire, dua Caleg yang masuk di DPR-RI termasuk DPD yang mana kerja keras dari bapak/ibu sekalian hingga pada kesempatan yang berbahagia ini secara pribadi, keluarga dan juga pimpinan daerah mengucapkan selamat dan terima kasih semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua,” katanya. Kenapa dirinya mengucapkan terima kasih sebagai pimpinan daerah setiap kali Isaias ke Jakarta mengakui ketika mencari orang setengah mati, program pembangunan di daerah Meuwo atau di daerah Kabupaten Nabire selama ini tidak yambung. “Kita punya proposal, kita punya aspirasi, tidak ada orang yang menyuarakan disana dan orang Jakarta juga tidak mungkin mereka kasih program itu sembarang, karena mereka tidak tahu kondisi daerah di Nabire,” ketusnya.Menurut Bupati Isaias, kita punya orang yang ada disana lalu bisa menyuarakan aspirasi kita kepada pemerintah pusat termasuk program-program besar yang ada di wilayah ini. Terutama di Kabupaten Nabire, termasuk bicarakan lapangan terbang, pemekaran Kota Madya Nabire, pemekaran Provinsi Papua Tengah itu langsung bicara disana bersama dengan Presiden dan kami Bupati tapi tidak berhak langsung bicara dengan presiden yang berhak bicara adalah kita punya DPR RI mereka yang  langsung bicara disidang, forum dan lain sebagainya.Selanjutnya mereka yang kemarin kita pilih ini yang tahu kondisi daerah disini adalah mereka yang kita utus duduk di lembaga legislatif DPR RI yang nantikan akan menyuarakan kepentingan-kepentingan orang Papua umumnya dan khususnya kepentingan masyarakat di wilayah adat Meepago, jadi lanjutnya, Nabire siapkan 112.000 ribu suara dan 370.000 ribu suara itu dari luar kabupaten hanya 400 ribu suara yang dapat satu kursi DPR RI dan DPD 440.000 ribu suara kita dapat dua kursi untuk membicarakan program pembanguan di wilayah Meepago disana.“Selama ini kita setiap periode sumbang suara tapi mereka tidak menyuarakan aspirasi kita di wilayah kami ini yang tadi saya ucapkan terima kasih karena ini membantu pemerintah karena kita bawah uang upaya tapi belum tentu membuahkan hasil menyuarakan kita punya aspirasi disana. Kita bayar tapi mereka tidak mungkin mereka menyuarakan aspirasi kita, maka satu-satunya adalah anak daerah yang bertindak dan menyuarakan kepentingan bersama Papua dan lebih khusus di wilayah Nabire dan wilayah adat Meepago,” jelasnya lagi.Tambah Douw, yang kedua dirinya mengundang RT/RW pada kesempatan ini dengan maksud menyampaikan kepada Lurah, RT/RW di masing-masing lingkungan atau kompleks terkait masalah sampah yang paling menonjol adalah di wilayah Kabupaten Nabire hingga lurah, RT/RW menjaga kebersihan di  masing-masing lingkungan itu penting kita jaga bersama.Bukan tunggu instruksi dari bupati turun, lalu kerja. Itu tidak benar, tapi jaga kebersihan masing-masing lingkungan itu penting. “Kalau tidak bisa menjaga kebersihan kasih tahu kepada para lurah untuk menginformasikan kepada siapa yang layak ganti Ketua RT/RW di lingkungan itu. Kebersihan itu kita jaga. Sampah-sampah di jalan raya besar dan juga sampah yang diluar itu jangan dibawa di Jalan raya, tolong sampaikan masing-masing RT/RW tidak bisa mengontrol itu bisa diganti,” pungkasnya. (modes)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker