Home Papua Tengah NasDem Paniai Tuntut Pengembalian Suara Pileg

NasDem Paniai Tuntut Pengembalian Suara Pileg

Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 20:59
NasDem Paniai Tuntut Pengembalian Suara Pileg
NABIRE - Partai Nasional Demokrat (NasDem) melalui beberapa Calon Legislatif (Caleg) yang maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019 lalu menuntut pengembalian suara yang hilang atau dipindahkan sebelum penetapan Caleg terpilih mendatang. Selain itu, sebelum menyelesaikan sengketa Pileg yang kini masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK) pihak penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak Bawaslu untuk dapat menyelesaikan atau memberikan penjelasan ke masyarakat perihal hilangnya suara yang perolehan para CalegNasDem Paniai, baik yang ada di Dapil1, 2 dan 3.Lima orang perwakilan, mulai dari Caleg, operator data atau petugas dari partai NasDem dan pihak penyelenggara tingkat distrik, yakni salah satu anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) kepada media ini Senin malam mengatakan, pada prinsipnya Partai NasDem meminta kepada pihak KPU Paniai untuk mengembalikan suara yang diperoleh masing-masing Caleg NasDem yang ada di tiga Dapil tersebut.Lanjut mereka, ketika bertandang ke redaksi media ini semalam, seperti terang operator partai NasDem Paniai, Yulius Degei, kami datang kesini ingin menyampaikan bahwa sebenarnya para Pileg 2019 khususnya pada Pileg tingkat Kabupaten Paniai, partai kami menang baik di Dapil 1, 2 dan 3, namun telah diubah hasil perolehan suaranya oleh KPU Paniai yang diintervensi pihak terkait dan lainnya.Hilang suara yang diperoleh Caleg NasDem Paniai di masing-masing Dapil tersebut ada yang sengaja dihilangkan oleh pihak penyelenggara di tingkat distrik (PPD), seperti di Distrik Siriwo Kabupaten Paniai, Distrik Kebo dan Distrik Yagai untuk Dapil 2 Paniai. Ada sekitar ratusan suara yang hilang dari perolehan suara Caleg NasDem, bahkan dipindahkan ke Caleg lain tanpa diketahui sebelumnya.Kami menilai, lanjut dia, ada intervensi dari pihak lain dalam hilangnya suara yang diperoleh oleh Caleg NasDem, seperti Agus Egupa di Distrik Siriwo Paniai dan Caleg NasDem lainnya di beberapa distrik tertentu. Menyangkut hal tersebut, pihak NasDem juga sebelumnya telah melaporkan ke pihak Bawaslu, namun pihak pengawas ini tidak menindaklanjuti bahkan seolah-olah ikut bermain dalam politik yang tidak baik tersebut, termasuk pejabat atau kepala daerah dan wakil kepala daerah Paniai.Ada banyak suara yang hilang dari Caleg NasDem ini, hal ini seperti ditambahkan Agustinus Egupa, Caleg NasDem dari daerah pemilihan 2 Paniai nomor urut 9. Yang mana, pada saat atau sebelum pemilihan, telah ada kesepakatan bersama, bahwa Caleg siapa yang mendapatkan suara terbanyak itu yang jadi atau diutus untuk menjadi anggota DPRD Paniai periode mendatang.Namun yang terjadi, setelah perhitungan di tingkat KPPS hingga PPD, yang sebelumnya Caleg NasDem di Dapil tersebut, khususnya di Distrik Siriwo unggul, tetapi ternyata setelah diplenokan dan dibagian Formulir C1, yang sebelumnya dirinya memperoleh suara terbanyak pertama dengan 1.053 suara dan disusul Caleg Gerinda 915 suara, ada pihak atau oknum tertentu yang tidak terima dan membuat kekacauan, sehingga suara diperoleh sebelumnya hilang.Selain Agustinus Egupa, Caleg NasDem lainnya Menase Gobai dari Dapil 2 nomor urut 1 yang memperoleh 884 suara, masuk tiga besar suara tertinggi di Dapil tersebut, namun lantaran adanya kepentingan kepala daerah dalam hal ini Bupati Paniai dan Wakil Bupati Paniai, maka suaranya hilang ditingkatkan PPD yang berkerja sama dengan pihak Panwas distrik.Secara umum, diakui mereka telah terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pileg 2019 di Kabupaten Paniai dan hilangnya suara yang diperoleh oleh Caleg-caleg yang ada. Hal ini pula, seperti diterangkan Caleg NasDem lainnya, Derek Kobepa nomor urut 1 dari Dapil 3 Paniai yang hilang pula suaranya sekitar 2.111 suara.Lenyapnya suara yang diperoleh Caleg dari Dapil 3 nomor urut 1 ini usai pleno di tingkat PPD, yakni PPD Ekadide tingkat KPU Kabupaten Paniai. Setelah pleno di tingkat tersebut, pihak penyelenggara dan pembina politik daerah termasuk Bawaslu mengalihkan suaranya ke Caleg lain, yaitu Caleg PKB. Untuk itu, pengurus partai NasDem menuntut pengembalian suara yang hilang atau dipindahkan tersebut sebelum penetapan Caleg terpilih dalam waktu dengan sambil menunggu hasil sengketa di MK. Menyangkut hal ini, salah satu penyelenggara di tingkat distrik mengharapkan sama. “Saat ini pleno penetapan Caleg di Paniai dipending, sambil menunggu keputusan di MK, NasDem di Paniai jadi korban, dulu NasDem mendukung Bupati dan Wakil Bupati Paniai pada Pilkada kemarin dengan cuma-cuma tanpa mahar sesuai petunjuk bapak Surya Pallo, tapi NasDem dikorban dalam Pileg. Ini perintah jadi semua takut,” tegas Derek.Senada dengan hal tersebut, Yopi Nawipa selaku Ketua PPD Ekadide meminta dan mengharapkan apa yang telah diberikan disepati masyarakat sebelumnya itu dilaksanakan dan harus dikembalikan sebelum pleno penetapan Caleg yang masuk menjadi DPRD Paniai. Ini penting, dengan pertimbangan tegaknya demokrasi dan keinginan masyarakat dalam mengutus keterwakilannya di dalam lembaga parlemen di Paniai.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker