Home Nabire TA 2019 Dana Otsus Nabire Berkisar 45 Persen

TA 2019 Dana Otsus Nabire Berkisar 45 Persen

Suroso  Jumat, 9 Agustus 2019 3:45
TA 2019 Dana Otsus Nabire Berkisar 45 Persen
NABIRE - Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2019 yang diterima sejumlah Pemerintah Kabupaten/Kota se Papua mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, termasuk untuk Kabupaten Nabire dapat dikatakan mengalami penurun hingga 55 persen atau berkisar sekira 45 persen.Hal itu seperti termuat dalam Peraturan Gubernur Papua Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengalokasian Dana Otsus Kabupaten/kota Se Provinsi Papua Tahun Anggaran 2019.Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, Slamet, SE.,M.Si, ketika dikonfirmasikan awak media ini, Senin (05/08/2019) di ruang kerjanya membenarkan adanya penurunan alokasi dana Otsus untuk Nabire TA 2019 ini yang sudah dinanti-nantikan.Dikatakan orang nomor wahid di lingkungan keuangan daerah Nabire itu dan seperti tertuang dalam Pergub Papua nomor 3 tahun 2019, alokasi dana Otsus tahun ini diprioritaskan di bidang pendidikan sebesar 30 persen, bidang ekonomi sebesar 25%, bidang infrastruktur sebesar 20% dan bidang kesehatan sebesar 15%.Lanjut jelas Slamet, jika dibandingkan alokasi dana di tahun 2018 untuk Kabupaten Nabire berjumlah 100.9 miliar lebih, maka tahun ini dana Otsus yang diterima Pemerintah Kabupaten Nabire sebesar 45 miliar lebih. Ini, sangat tidak sesuai, yang katanya tahun ini Kabupaten Nabire terima atau pembagiannya untuk kabupaten 50 persen, malah hanya dapat 45 persennya saja.Penurunan alokasi dana Otsus tahun ini yang terjadi secara siginifikan ini konon kabarnya berkaitan dengan pembiayaan PON 2020 di Papua, dan bukan hanya terjadi di kabupaten yang dikenal kini sebagai kota emas ini saja, melainkan juga di kabupaten lainnya di Provinsi Papua.Artinya, lanjut mantan Kabid Anggaran BPKAD Nabire ini, dengan adanya pemotongan dana Otsus program-program lain di tahun anggaran 2019 khususnya dana Otsus sektor pendidikan, kesehatan dan prioritas yang lain harus dikurangi. Ini yang jadi masalah buat kabupaten/kota, untuk itu, pemerintah daerah perlu dan mungkin harus memutar otak untuk memperhatikan kembali rencana kegiatan yang didanai oleh dana otonomi khusus tahun 2019, karena mau tidak mau atau suka tidak suka, semua kegiatan dan program yang dibiayai melalui dana Otsus harus dikurangi seluruhnya.Menurut data terakhir yang diterima awak total keseluruhan dana otonomi khusus tahun 2019 untuk 29 kabupaten/kota di Papua sebesar 1.5 triliun lebih atau turun 50% dari tahun sebelumnya sebesar 3 triliun lebih. Kabupaten Nabire sendiri penurunnya hingga 55 persen.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker