Home Nabire Pendeta Beatrik Khotbah di GBI Karmul

Pendeta Beatrik Khotbah di GBI Karmul

Suroso  Rabu, 11 September 2019 5:17
Pendeta Beatrik Khotbah di GBI Karmul
NABIRE - Pendeta Beatrik pada hari Minggu, 8 September 2019 pagi memimpin ibadah di Gereja Bethel Indonesia Jalan Ujung Pandang Kelurahan Karang Mulia Kabupaten Nabire, Papua.Sebelum khotbah dimulai Jemaat GBI Karang Mulia, mengawali ibadah minggu dengan doa, serta puji-pujian sesuai tata acara ibadah, setelah itu masuk ke acara khotbah.Khotbah yang disampaikan Pdt. Beatrik, salah seorang hamba Tuhan menjadi motivasi yang sangat luar biasa, pasalnya dalam khotbah yang berbentuk kesaksian dan pembelajaran menjadi cermin bagi kalangan jemaat yang mengikuti kegiatan kebaktian.  Motivasi khotbah salah satunya adalah tentang sukacita, yakni kualitas suka cita kata Beatrik beda dengan bahagia, karena kualitas suka cita memiliki kualitas kekekalan, sementara bahagia itu hanya waktu tertentu saja. Selain khotbah tentang kualitas suka cita, ia juga bersaksi tentang pelayanan dirinya bertemu dengan salah seorang nenek yang hendak menyendiri karena sesuai pertanyaan dari Beatrik kepada nenek tersebut sangat mengherankan. Lanjut ujar nenek mengatakan aku memang sengaja sendirian agar, aku bisa fokus untuk berkomunikasi dengan Tuhan lewat doa, setelah dengar perkataan tersebut, Beatiks sangat kagum, oleh sebab itu saat khotbah di GBI Karang Mulia hari Minggu ini ia mengatakan kita harus seperti seorang nenek yang memberi waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhan, dan berdoa  pada Tuhan, untuk menyampaikan seluruh keluhan yang kita mau mohonkan. Khotbah Pdt. Beatrik saat berjalan di GBI Karang Mulia waktu ibadah tidak terkendala, sebab saat datang ibadah cuaca sangat bersahabat, selain kondisi khotbah di gereja tak ketinggalan anak-anak Sekolah Minggu, mereka juga melaksanakan ibadah sekolah minggu yang dipimpin oleh guru-guru sekolah Minggu.Acara khotbah selesai, Jemaat melanjutkan dengan perjamuan Kudus, dan yang memimpin doa perjamuan adalah Gembala Gereja Pdt. Sarmini Gunto. Sesudah itu lagi kegiatan pembaptisan. Saat ibadah berjalan, waktu perjamuan anak sekolah minggu juga pun mengikuti perjamuan, hal ini sebagai salah satu peringatan dari Tuhan Yesus Kristus sebelum Ia disalibkan makan dan minum bersama dengan murid-muridnya. Hal ini sebagai tanda peringatan tentang makna pengorbanan dirinya, sesuai yang tertulis didalam Yohanes pasal 3 ayat 16.Kegiatan ibadah selesai jemaat jugapun jabat tangan dan ada yang foto bersama. Selain  acara perjamuan jemaat juga melaksanakan pembaptisan kepada salah seorang jemaat, yakni anak dari bapak Melki. Pesan ibadah hari minggu yang disampaikan oleh Pdt. Beatrik bukan saja sebagai teori tapi juga kita harus dipraktekkan, karena iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.(ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 8 September 2019 21:59
Urgensi Aklererasi Implementasi E-Government di Kabupaten Intan Jaya
Oleh: Asir Mirip, S.Pd.M.Si*Urgensi dan RelevansiMakalah ini bertujuan untuk menawarkan salah satu solusi strategis untuk mengatasi persoala
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan SEPTEMBER-OKTOBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Pasangan Papuapos Juarai Kategori B
Suroso  Selasa, 23 Juli 2019 10:20
Ribuan Kartu Kis Akan Dibagikan Kembali ke Warga
Suroso  Jumat, 9 Agustus 2019 3:17
Massa Minta Mahasiswa Papua Dipulangkan
Suroso  Selasa, 20 Agustus 2019 21:54
Bupati Himbau Aksi Demo Dilakukan Damai Tak Anarkis
Suroso  Kamis, 22 Agustus 2019 5:58

Info Loker