Home Nabire Sikapi Perkembangan Sitkamtibmas, Deklarasi Damai Digelar

Sikapi Perkembangan Sitkamtibmas, Deklarasi Damai Digelar

Suroso  Rabu, 11 September 2019 5:26
Sikapi Perkembangan Sitkamtibmas, Deklarasi Damai Digelar
NABIRE - Menyikapi perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Kabupaten Nabire pasca unjuk rasa menolak rasisme di Papua dan Papua Barat, Selasa (10/09/2019) pagi, digelar deklarasi damai dan penandatangan kesepakatan bersama, bertempat di Aula Rapat Setda Kabupaten Nabire.Hadir dalam acara deklarasi damai tersebut, Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos,MAP, Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, SIK, Dandim 1705 Paniai yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Suprihatin, Ketua Pengadilan Nabire Erents Jannes Ulaen, SH.,MH, Ketua DPRD Kabupaten Nabire yang diwakili anggota DPRD Agus Rimba, Wakil Bupati Nabire Amirrullah Hasyim, S.IP, MM, Asisten I Setda Kabupaten Nabire La Halim, Kasat Pol PP Nabire Kompol Stev Liatpasen.Selain itu, turut hadir pula Dan Pos TNI AL Nabire Kapten Purnowihadi, para Kepala BUPD Kabupaten Nabire, Staf Ahli Bupati Kabupaten Nabire Daniel Maipon, S.STP, Rektor Uswim Drs. P. I Suripatty, M.Si, Rektor Akper Nabire yang diwakili Abraham Marey, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kepala-kepala suku dan LSM sekabupaten Nabire.Kegiatan diawali dengan doa yang dilanjutkan dengan sambutan. Pada kesempatan tersebut, sambutan dari tokoh masyarakat (Kepala Suku Biak Numfor Kabupaten Nabire ) Enos Kafiar mengatakan sebagai Kepala Suku Biak sudah 40 tahun tinggal di Kabupaten Nabire ini, perkembangan pembangunan sangat cepat sekali sehingga mari kita sama-sama menjaga ketertiban, keamanan untuk kita semua.“Mudah-mudahan dengan dilaksanakan deklarasi damai ini menjadi acuan untuk masyarakat Kabupaten Nabire agar kedepan lebih damai dan saling menghormati,” ungkapnya.Disamping itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Nabire Pdt. Junus Mbaubedari, S.Th mengajak masyarakat di Kabupaten Nabire ini untuk sama-sama menaikan ucap syukur, bahwa untuk wilayah kita ini masih dalam keadaan aman, walaupun sempat ada beberapa kali kegiatan demo namun semua itu masih berjalan aman.“Semua itu tidak terlepas dari campur tangan Tuhan yang membuat Kabupaten Nabire menjadi aman sehingga pada akhirnya apa yang kita buat hari ini menjadi suatu bagian yang secara langsung mempengaruhi seluruh kehidupan masyarakat dan umat yang ada di tanah Papua tapi juga di seluruh Indonesia,” tuturnya.Ketua FKUB Nabire juga mengatakan, di dalam Republik Indonesia ini ada 5 agama yang diakui dan semuanya tidak mengajarkan kita untuk melakukan ketidakbenaran atau permusuhan dan kebencian, melainkan mengajarkan  kebenaran dan kedamaian itu yang harus kita lakukan bersama, oleh sebab itu apa yang kita buat hari ini jangan sekedar hanya jadi pajangan saja, kita harus sampaikan kepada masyarakat agar semua mengetahui bahwa Nabire sudah mendeklarasikan kedamaian. Hal ini juga disampaikan Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, SIK. “Menyikapi situasi akhir-akhir ini, khususnya kondisi di Papua lebih khusus lagi di Kabupaten Nabire kemudian secara pribadi dan kesatuan saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Nabire yang telah memprakarsai kegiatan ini guna keamanan kita bersama di kota Nabire,” sambut Kapolres.Pasca kejadian unjuk rasa di Papua dan Papua Barat yang berdampak di Jayapura dan Deiyai, Kapolres mengharapkan untuk kedepannya tidak ada lagi permasalahan seperti ini, kita masyarakat di Kabupaten Nabire adalah masyarakat Indonesia yang ada di tanah Papua ini kita berkomitmen untuk hidup bersama-sama bergandengan satu dengan yang lain hidup damai bersama di tanah Papua ini. Untuk itu kita semua harus sepakat menjaga tanah Papua khususnya kota Nabire ini. “Bilamana terjadi keamanan dan ketertiban di tanah Papua khususnya di Kabupaten Nabire Kami sebagai aparat keamanan yang dibantu oleh TNI untuk selalu bersinergi dalam menciptakan Kamtibmas yang aman damai dan kondusif serta melakukan tindakan hukum kepada oknum yang berbuat melakukan kewenangan atau mengganggu ketertiban khususnya di Kabupaten Nabire,” tambahnya.Kapolres Nabire AKBP Sonny sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sampai saat ini situasi di wilayah kita di Kabupaten Nabire sangat sangat kondusif dan semua atas bantuan semua pihak, baik dari tokoh agama, adat, masyarakat, pemuda, tokoh perempuan serta seluruh masyarakat di kota Nabire terlebih khusus kepada pimpinan Pemerintahan Kabupaten Nabire, yaitu Bupati Nabire yang selalu menjaga harmonisasi terhadap satu dengan yang lain yang selama ini sudah terjalin dengan baik.“Saya memohon kepada kita semua agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Papua khususnya di kota Nabire ini dalam keadaan hidup damai dan sejahtera,” harap mantan Kapolres Supiori ini, seraya berpesan kepada kita semua agar kita saling memahami satu sama dan yang lain dan saling menghargai perbedaan suku ras dan agama, mari kita jaga bumi ini jangan sampai terjadi konflik karena kena tipuan Hoax. Tanah Papua merupakan tanah yang diberikan oleh Tuhan untuk Kita semua jaga agar menjadi aman damai dan sejahtera.Sementara itu, Bupati Nabire Isaias Douw dalam sambutannya meminta kepada hamba-hamba Tuhan para tokoh agama, para kepala kepala suku untuk bergandengan menjaga kita punya warga, kita jaga kita punya umat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Nabire ini. “Kita harus sama-sama berjuang memajukan kota kita ini agar bisa seperti kota-kota bagian Indonesia lainnya, kita punya kekayaan banyak kita juga punya keterampilan orang Papua yang bisa memajukan kota ini melalui ketrampilan dan seni budaya,” kata Bupati Isaias.Lanjut bupati, sampaikan kepada masyarakat karena dirinya berencana mau turun ke kampung-kampung. “Saya harus sampaikan terkait keamanan ini ke masyarakat secara langsung, bukan saya kirim radiogram tapi saya langsung hadir ditengah tengah masyarakat, karena akan mempunyai nilai yang tinggi apabila saya langsung terjun ke lapangan, berbeda apabila saya hanya kirim melalui radiogram,” ungkapnya.Usai sambutan, dilanjutkan pembacaan deklarasi oleh Staf Pemda Nabire Petrus Guaijai,. Adapun isi deklarasi damai dan kesepakatan bersama diantaranya, kami warga Negara Kesatuan Republik Indonesia di tanah Papua dengan beragam suku, bahasa, agama dan adat istiadat bersepakat menyatakan, menjaga persatuan dan kesatuan, hidup berdampingan, rukun, damai dengan penuh kasih sayang.  Sepakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang radikal dan sepakat menolak separatis dan radikal di Kabupaten Nabire.Setelah dilakukan pengucapan deklarasi damai, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi damai dari para tokoh agama, adat, masyarakat, pemuda dan tokoh perempuan serta disaksikan oleh Bupati Nabire bersama Forkopimda Kabupaten Nabire. Dengan berakhrinya deklarasi damai di Kabupaten Nabire, dilanjutkan doa lintas agama oleh para pemuka agama yang ada di daerah ini.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Minggu, 8 September 2019 21:59
Urgensi Aklererasi Implementasi E-Government di Kabupaten Intan Jaya
Oleh: Asir Mirip, S.Pd.M.Si*Urgensi dan RelevansiMakalah ini bertujuan untuk menawarkan salah satu solusi strategis untuk mengatasi persoala
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan SEPTEMBER-OKTOBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Pasangan Papuapos Juarai Kategori B
Suroso  Selasa, 23 Juli 2019 10:20
Ribuan Kartu Kis Akan Dibagikan Kembali ke Warga
Suroso  Jumat, 9 Agustus 2019 3:17
Massa Minta Mahasiswa Papua Dipulangkan
Suroso  Selasa, 20 Agustus 2019 21:54
Bupati Himbau Aksi Demo Dilakukan Damai Tak Anarkis
Suroso  Kamis, 22 Agustus 2019 5:58

Info Loker