Home Papua Character Building and Achievement Motivator Training Gelombang Kedua Ditutup

Character Building and Achievement Motivator Training Gelombang Kedua Ditutup

Suroso  Minggu, 15 September 2019 7:51
Character Building and Achievement Motivator Training Gelombang Kedua Ditutup
JAYAPURA,- Character Building and Achievement Motivator Training bagi atlet dan pelatih kontingen PON XX tahun 2020 untuk gelombang kedua resmi di tutup.Upacara penutupan pelatihan bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekertaris I Koni Papua, Daud Ngabalin. Dihadiri Kepala Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) KONI Papua, Brigjen TNI Irham Waroihan, Wakil Ketua Puslatprov, Kolonel Kav Donovan Pri Pamungkas, Kapendam Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto, jajaran pengurus KONI Papua dan para pelatih dari Dodik Bela Negara dan Psikologi TNI AD, yang berlangsung di lapangan Rindam XVII Cenderawasih, Sabtu (14/9) siangDalam sambutannya, Daud menyebutkan beberapa poin yang dihasilkan dari pelatihan ini antara lain;Pertama, Atlet dan pelatih mendapatkan sikap dan semangat dan motivasi dalam berlatih dan melatih. Kedua, adanya mental bertanding yang kuat bagi para atlet melakukan yang terbaik. Ketiga,  meningkatkan kerjasama antar pelatih  dan atlet dalam satu tim kerja serta menumbuhkan keyakinan setiap atlet dan pelatih bahwa Papua bisa juara“Melalui kegiatan ini para peserta menerima pengetahuan tentang langkah dan pemecahan masalah aktual yang berkaitan dengan mental psikologi atlet, serta kemampuan dalam  memahami dinamika dalam menghadapi permasalahan dalam pertandingan,” katanyaPelatihan  ini, lanjut Daud, adalah upaya  koni provinsi papua dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme atlet dan pelatih agar ada target yang sudah ditentukan dapat diraih dengan baik.“ Ini upaya mewujudkan  Papua dalam peringkat lima besar nasional PON XX yang akan diselenggarakan pada 20 Oktober 2020 mendatang,” ujarnya.Dari pantauan media ini, usai upacara penutupan, terdengar riuhnya yel yel para atlet dan pelatih di tengah lapangan.Para atlet dan pelatih tampak begitu semangat, penuh enerjik.  Meski dibawah terik matahari dan debu yang berterbangan,  mereka terus menari menghentakkan kaki sambil bersahutan meneriakan yel yel ‘ Atlet Papua Juara’, ‘Papua Berprestasi’.  Tersirat pesan penuh makna melalui tarian yel yel ini, seperti yang diungkapkan Komandan Pelatih Depo Pendidikan (Dodik) Bela  Negara Rindam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Syamsul Huda.Menurutnya, untuk tarian yel yel, ini merupakan petunjuk arahan puslatprov yang mana diharapkan dapat menjadi satu dorongan semangat bagi para atlet didalam pertandingan nantinya. Serta menunjukan integritas kedaerahan, bahwa mereka adalah satu dari dari tanah papua.“Kita harapkan lagu yel yel bisa jadi pendorong semangat, pengikat rasa, seperjuangan, senasib sepenanggungan bahwa kita biar kulit hitam, putih, rambut keriting, lurus. Kita adalah satu yakni sama sama atlet yang membawa nama Papua di kancah pertandingan nasional,” ungkap Syamsul.“Lewat  yel yel ini, mereka (atlet dan pelatih) memperlihatkan kekompakan, semangat bahwa apa yang sudah didapat selama disini betul betul membuat mereka lebih percaya diri untuk memberikan yang terbaik di pertandingan PON nantinya,” sambungnyaSebagai pelatih,Syamsul mengakui bahwa untuk peserta tahap kedua secara umum dari segi kekompakan, semangat sama dengan tahap sebelumnya. Namun ada sebagian kecil juga yang kurang bersemangat“Namun kita juga  belajar dari peserta sebelumnya. Apa  yang menjadi  kekurangaan pelatih lakukan evaluasi, dimana letak kekurangan itu dalam segi kita mengatur materi yang kita laksanakan. Kita  laksanakan koordinasi dengan dinas psikolog, sehingga hasilnya seperti yang kita lihat dalam tarian yel yel, disipilin mereka, kekompakan, untuk tahap dua ini lebih semangat,”akunyaMenurut Syamsul, untuk peserta tahap pertama dilihat dari kacamata psikologi memang seperti masih terdapat keragu raguan.“Yah mungkin mereka masih ragu apakah cabor (cabang olahraga) mereka akan dipertandingkan dalam PON atau tidak. Sehingga ikut pelatihan itu seperti ada keragu raguan. Berbeda dengan tahap sekarag itu karena cabor mereka itu sudah pasti masuk, jadi mereka lebih semangat,” beber Syamsul
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

LHKPN Disosialisasikan di Intan Jaya
Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 5:20
Sudah Pensiun, Sekda Nabire Diganti
Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 4:59

Info Loker