Home Pemda Dogiyai Dinkes dan Dindik Tanggung Jawab Ukur Dinas untuk Honorer Sisa

Dinkes dan Dindik Tanggung Jawab Ukur Dinas untuk Honorer Sisa

Suroso  Selasa, 24 September 2019 20:4
Dinkes dan Dindik Tanggung Jawab Ukur Dinas untuk Honorer Sisa
NABIRE – Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Dogiyai harus bertanggung jawab untuk melanjutkan pengukuran pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihentikan sehingga tenaga honorer dari Dinkes dan Dindik yang tidak sempat mengukur juga kembali diberikan kesempatan untuk mengukurnya.Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Minggu (22/9) mengatakan kepala dinas dan staf yang dipercayakan untuk menangani pengukuran seragam dinas ASN untuk tenaga honorer dari Dinkes dan Dindik Dogiyai harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan sisa tenaga honorer yang tidak mengukur pakaian dinas pemerintah.Yusak menilai dihentikannya pengukuran seragam ASN dari beberapa distrik, lima distrik di wilayah Mapia-Piyaiye hanya mengundang amarah dan kecemburuan diantara tenaga honorer, pegawai dan masyarakat di Kabupaten Dogiyai. Karena, ulah seperti ini menunjukkan kerja untuk khusus, tidak kerja untuk kepentingan umum untuk kabupaten Dogiyai.Sebab itu, ketua komisi yang membidangi kesehatan dan pendidikan ini menegaskan menjadi tanggung jawab kepala dinas bersama staf yang dipercayakan menangani pengukuran pakaian bagi tenaga honorer untuk menyelesaikan pengukuran pakaian dinas bagi tenaga honorer yang belum.Legislator dari Partai Golkar ini mengingatkan menjadi salah satu kewajiban bagi dinas untuk pengedaan pakaian dinas bagi tenaga honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan (SK) Bupati. Karena, tenaga honorer yang ditetapkan dengan SK Bupati sudah menjadi honorer daerah. Berbeda dengan tenaga honorer yang diangkat oleh dinas, kepala sekolah dan kepala Puskesmas. Karena tenaga honorer yang ditetapkan melalui SK Bupati memakai seragam dinas saat bertugas di lapangan/kantor. Ketika menyinggung absen elektronik, Yusak mengatakan setiap ASN bersama honorer daerah yang bertugas di kantor yang menggunakan absen elektronik, yang harus diabsen dengan absen elektronik. Beda dengan guru dan tenaga kesehatan di lapangan, kehadirannya di absen lewat daftar hadir.(ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker