Home Papua Masyarakat Papua Diimbau Tak Percaya Berita Bohong

Masyarakat Papua Diimbau Tak Percaya Berita Bohong

Suroso  Selasa, 24 September 2019 20:33
Masyarakat Papua Diimbau Tak Percaya Berita Bohong
JAYAPURA - Terkait aksi demo di Wamena dan Kota Jayapura, Senin (23/9/2019), Masyarakat Papua diimbau tidak mudah percaya dengan berita-berita bohong atau hoaks soal pemblokiran akses internet.Penegasan itu disampaikan General Manager Telkom Witel Papua Sugeng Widodo, ketika dikonfirmasi, Senin siang. Ia mengatakan berita terkait pemblokiran akses internet itu bohong, pihaknya tidak memiliki otoritas untuk mematikan atau memblokir akses data internet.“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya berita bohong terkait dengan pemblokiran akses internet, yang memiliki otoritas adalah negara berdasarkan Undang-Undang melalui Kementerian Kominfo,” katanya.Riyanto Nay warga kota Jayapura mengatakan bahwa saat ini telah beredar di media sosial ada pemblokiran internet lagi pasca kejadian di Kota Wamena.Ia menjelaskan, jika pemerintah melalui Kementerian Kominfo RI memblokir akses internet, tentu sangat merugikan masyarakat Papua. “Jika akses internet diblokir itu sangat merugikan kami masyarakat, selain itu, tentu kita tidak bisa mengetahui kabar terbaru, terkadang jika tidak ada jaringan internet juga susah menghubungi teman atau saudara,” ujarnya.Diketahui, Kota Jayapura sempat terjadi pengumpulan massa di sejumlah titik, namun berhasil diredam aparat, sayangnya kejadian tersebut membuat warga resah karena tersebar isu jika akses internet akan diblokir kembali oleh pemerintah untuk meminimalisir berita bohong. Sementara di Kota Wamena, dari informasi aksi demo pelajar, mereka sudah membakar beberapa fasilitas pemerintah.(bams)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

LHKPN Disosialisasikan di Intan Jaya
Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 5:20
Sudah Pensiun, Sekda Nabire Diganti
Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 4:59

Info Loker