Home Nabire Poin Penting Perda 03/2019 Wajib Dipahami Ojek di Nabire

Poin Penting Perda 03/2019 Wajib Dipahami Ojek di Nabire

Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:10
Poin Penting Perda 03/2019 Wajib Dipahami Ojek di Nabire
NABIRE - Guna diketahui bersama dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2019 tentang Penataan, Pengawasan dan Pembinaan Angkutan Ojek di Kabupaten Nabire, hasil inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire dan telah disosialisakan belum lama ini dalam rangka pembinaan, penataan ojek merupakan angkutan yang sangat dibutuhkan masyarakat, meskipun bukan angkutan umum.Dalam Perda ini, ada sejumlah poin penting yang perlu diketahui dan ditaati oleh setiap pengemudi ojek resmi di Nabire, seperti terkemukaan pada kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Guest House Jalan Merdeka Nabire itu, salah satunya penentuan trayek penggunaan jalan raya dan parkir bagi tukang ojek. Dalam pasal 12 poin 1, ojek bisa menggunakan semua ruas jalan yang ada di Nabire, kecuali ruas jalan yang ditentukan waktunya. Artinya, seperti ditulis media online, ada sejumlah ruas jalan di dalam kota Nabire yang tidak bisa dilalui angkutan ojek pada jam-jam tertentu, mulai hari Senin hingga Sabtu.Jalan yang dimaksud, yaitu Jalan Yos Sudarso dari Jembatan Kali Oyehe hingga putaran Kantor Pos Nabire, yang tak boleh dilewati ojek mulai pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WIT.Hal yang sama berlaku untuk ruas jalan Merdeka, mulai dari Tugu Cenderawasih hingga pertigaan jalan Sam Ratulangi. Sementara kebijakan ini tak berlaku di hari Minggu, lantaran angkutan ojek bebas melintasi dan mengangkut penumpang di semua ruas jalan yang ada di Nabire pada hari tersebut.Selain itu, setiap driver ojek diwajibkan mendaftarkan diri di Koperasi Ojek resmi yang ada di Nabire dan menggunakan kelengkapan atribut ojek, seperti nomor helm dan nomor anggota koperasi (omprengan), sehingga memudahkan pengawasan dari koperasi ojek dan mudah dikenali masyarakat.Dalam sosialisasi Perda nomor 3 tahun 2019 tentang Penataan, Pengawasan dan Pembinaan Angkutan Ojek di Nabire, setiap koperasi ojek juga diminta untuk mensosialisasikan Perda ini kepada karyawannya dalam hal ini pengemudi ojek, sehingga Perda dapat dipahami dengan baik.Seperti diketahui, sebelum di-Perdakan, DPRD Nabire telah menyusun Raperda nomor 7 tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2007 tentang Penataan, Pengawasan dan Pembinaan Angkutan Ojek di Nabire kepada Pemerintah Kabupaten Nabire dengan diawasi oleh perwakilan koperasi ojek yang ada di Nabire. Setelah disetujui, Raperda tersebut dibahas di tingkat Provinsi, sebelum disahkan menjadi Perda. (wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker