Home Nabire Hiu Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pesisir Pantai Wanggar

Hiu Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pesisir Pantai Wanggar

Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:50
Hiu Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pesisir Pantai Wanggar
NABIRE - Seekor Hiu Paus (whale shark), ditemukan warga mati terdampar di pesisir pantai yang berlokasi diantara Kampung Wanggar Sari dengan Kaladiri, Distrik Wanggar Kabupaten Nabire. Diduga ikan berbadan besar itu telah berada di pesisir pantai sejak tiga hari lalu atau sehari sebelum ditemukan kemarin.Data dan informasi diterima media ini, Hiu Paus tersebut telah dikuburkan pada Jumat (27/09/2019), namun belum diketahui pasti penyebab kematian satwa yang dilindungi tersebut. Warga menduga, salah satu penyebab matinya hiu paus itu diakibatkan menelan sampah plastik yang tersebar di perairan Nabire. Media online Nabire.net menulis, hal tersebut bila benar terjadi maka patut disayangkan. Sebaran sampah plastik yang tersebar di laut memang menjadi persoalan bagi satwa laut. Pasalnya selama ini, sampah plastik menjadi penyebab utama kematian satwa laut berbagai wilayah di dunia.Apalagi dari hasil penelusuran warga, kawasan pantai yang ada di Nabire dari pesisir hingga laut dikenal sangat kotor dan diklaim paling kotor di Papua. Salah satu yang mengklaim hal tersebut adalah seorang warga negara Inggris yang bekerja sebagai Pilot Susi Air di Nabire, Russel.Katanya, seperti dikutip media online itu, Nabire yang begitu cantik dan merupakan jantung dari Teluk Cendrawasih merupakan rumah bagi kawanan Hiu Paus. Tetapi, ia menyayangkan kawasan pantai di Nabire yang sangat kotor.Russel kuatir Hiu Paus di Nabire akan musnah karena sering mengkonsumsi sampah plastik dan Nabire bisa menjadi lokasi yang memusnahkan ikan Hiu Paus tersebut. Kekhawatiran Russel, sama dengan kekhawatiran Aris Wambrauw, warga Nabire yang tergabung dalam komunitas Kombongers.Menurut Aris, perlu ditanamkan kesadaran bagi warga Nabire untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah plastik di kawasan pesisir laut Nabire, karena hal itu berdampak sangat fatal bagi keberlangsungan hidup satwa laut.Aris berharap dengan mulai dibangunnya tempat pembuangan sampah sementara di berbagai lokasi, warga Nabire tidak lagi membuang sampah disembarang tempat. Dengan mengkampanyekan kebersihan lingkungan melalui perilaku membuang sampah pada tempatnya, maka kita secara tidak langsung telah menjaga kota Nabire agar tetap bersih sekaligus menjaga satwa laut, seperti Hiu Paus maupun satwa laut lainnya agar tidak punah.World Economic Forum pada 2016 menyatakan ada lebih dari 150 juta ton plastik di samudra planet ini. Tiap tahun, 8 juta ton plastik mengalir ke laut. Padahal plastik bisa berumur ratusan tahun di lautan dan terurai menjadi partikel kecil dalam waktu yang lebih lama lagi. Plastik bakal terakumulasi terus dan terus di laut.“Tanpa tindakan yang signifikan, kelak bakal lebih banyak plastik ketimbang ikan di samudra, berdasarkan bobotnya, pada 2050,” kata World Economic Forum dalam ‘The New Plastics Economy, Rethinking The Future of Plastics‘.Bahkan pada tahun 2025 mendatang, rasio plastik dibanding ikan di samudra diperkirakan menjadi 1:3. Plastik bakal terus bertambah menjadi 250 juta ton, sedangkan jumlah ikan terus menurun akibat penangkapan yang makin gencar.(wan/ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker