Home Nabire Penyuluhan Bahasa Indonesia Sejak 2001, Tahun Ini Sasar Media

Penyuluhan Bahasa Indonesia Sejak 2001, Tahun Ini Sasar Media

Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:51
Penyuluhan Bahasa Indonesia Sejak 2001, Tahun Ini Sasar Media
NABIRE – Penyuluhan penggunaan Bahasa Indonesia, khususnya di Provinsi Papua dimulai sejak tahun 2001 dengan sasaran Guru Bahasa Indonesia dan untuk tahun 2019 ini kegiatan difokuskan ke media massa, baik cetak maupun elektronik.Hal ini seperti terkemuka pada kegiatan penyuluhan penggunaan Bahasa Indonesia, yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan pada Balai Bahasa Papua, berkerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Setda Nabire, kemarin.Mewakili Kepala Balai Bahasa Papua, Ketua Panitia Penyuluhan Asmabuasappe, SS, dalam keterangan kepada awak media ini mengatakan, penyuluhan pengunaan Bahasa Indonesia ini dilaksanakan hampir setiap tahun, dimulai sejak tahun 2001 silam.Dimana, lanjut dia, yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut kala itu para guru bahasa Indonesia. Kemudian tahun berikutnya itu, melibatkan dari Pemerintah Daerah (Pemda), seperti pada bagian umum atau yang biasa membuat surat di lingkungan Setda yang ada di Provinsi Papua maupun Papua Barat.Salah satu pengkaji bahasa dan sastra di Balai Bahasa Papua ini menambahkan, untuk penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia bagi media massa dimulai tahun 2019 ini. Itupun baru empat kabupaten yang terpilih, masing-masing Kabupaten Biak, Merauke, Nabire dan Kabupaten Sorong. Jelasnya, untuk di Kabupaten Biak dan Merauke baru dilaksanakan pada bulan Agustus kemarin, Nabire merupakan kabupaten ketiga dan dalam waktu dekat kegiatan yang sama pula dilaksanakan di Sorong, Provinsi Papua Barat.Balai Bahasa Papua mewilayahi atau wilayah kerjanya pada/untuk 2 provinsi di tanah Papua, urainya, dibawah atau biasa disebut UPT dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker