Home Nabire Sungai Penuh Sampah Saat Hujan Turun

Sungai Penuh Sampah Saat Hujan Turun

Suroso  Minggu, 29 September 2019 21:42
Sungai Penuh Sampah Saat Hujan Turun
NABIRE – Hujan deras yang mengguyur Nabire menyebabkan banjir, karena banyaknya sampah yang menyumbat selokan-selokan drainase. Beberapa sungai yang melintas di Nabire, seperti Sungai Siriwini, Nabarua, Oyehe, Baneha serta Sungai Nabire juga penuh dengan sampah yang menghambat aliran air dan menyebabkan banjir.Dalam beberapa hari belakangan ini, hujan terus mengguyur Nabire dan sampah ikut terlihat di mana-mana terutama di sungai. Salah satunya di Sungai Baneha yang melintasi tiga kelurahan. Kawasan padat penduduk itu memiliki volume sampah yang besar, dan setiap kali terjadi hujan sampah itu akan naik ke badan jalan.Salah seorang warga, Basarudin Werfete mengatakan, sampah di sungai adalah buangan masyarakat yang tinggal di bantaran atau dekat sungai itu sendiri. “Ini sampah buangan warga sekitar sungai,” ujar Werfete, warga Kelurahan Karang Mulia ini, Sabtu (28/9).Menurutnya, sampah itu harus dibersihkan, sebab akan hanyut sampai ke pantai dan dapat merusak ekosistem laut. Selain itu, sampah itu berbau menyengat.”Ini harus dibersihkan. Kami mohon instansi terkait melihat hal ini,” imbuhnya.Selain disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, terhalangnya aliran sungai juga disebabkan desain konstruksi jembatan yang memakai tiang kolom (penyangga) di tengah bentang jembatan. Bentang jembatan juga dibangun tanpa mengukur ketinggian air pada saat musim hujan, sehingga banyak sampah tersangkut di bentang jembatan.“Termasuk desain konstruksi pipa saluran air PDAM yang tidak memperhatikan ketinggian arus saat banjir pada musim hujan. Akibatnya, air meluap sampai tergenang di ruas jalan dan sampah juga ikut,” ujarnya.Basarudin Werfete berharap kepada instansi terkait dapat melakukan survei dan perencanaan desain ulang jembatan untuk segara direnovasi. “Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Baneha mulai dari Kampung Harapan, Bukit Meriam, Jln. A. Yani, Komp. Yapis dan seterusnya [juga harus diimbau] agar tidak membuang sampah ke sungai,” kata Wertefe, Ketua KAPP Nabire ini. (pas)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker