Home Pemda Dogiyai Penanganan Bencana Alam, BPBD Dogiyai Sosialisasi di 1O Distrik

Penanganan Bencana Alam, BPBD Dogiyai Sosialisasi di 1O Distrik

Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 5:0
Penanganan Bencana Alam, BPBD Dogiyai Sosialisasi di 1O Distrik
DOGIYAI – Dalam rangka mengantisipasi bencana alam di Kabupaten Dogiyai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dogiyai gelar sosialisasi dan informasi pencegahan dini dan penanggulangan bencana alam di 10 distrik se-Kabupaten Dogiyai. Kegiatan digelar selama 3 hari di Aula Gereja Kingmi Digikotu. Saat ditemui wartawan seusai sosialisasi, Yanuarius Goo, Sekertaris BPBD Dogiyai mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk terwujudnya sinergitas penyelenggaraan penanggulangan bencana antara BPBD, instansi terkait, TNI/POLRI dan masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana alam. Bahkan penguatan kapasitas kelembagaan dalam rangka mengembangkan tugas dan tanggungjawab di bidang penanggulangan bencana dan pemahaman tentang pencegahan dini dan penanggulangan bencana alam dalam upaya resiko bencana. Sejumlah materi dibawahkan dalam sosialisasi dan informasi pencegahan dini dan penanggulangan bencana alam Kabupaten Dogiyai. Meliputi, manajemen penanggulangan bencana di Indonesia, peran serta dan dukungan TNI dan Polri dalam penanggulangan bencana alam, peran serta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dalam mengantisipasi masalah penyakit yang timbul akibat bencana dan penanganan bantuan logistik pada saat tanggap darurat bencana, peran serta Dinas PUPR pada tahap pasca bencana/tahap pemulihan rehabilitas dan rekontruksi, peran serta Dinas Lingkungan Hidup dalam upaya pencegahan dini dan penanggulangan bencana. Materi ini masing-masing dibawakan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Danramil Moanemani, Kapolsek Moanemani, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Dalam sosialisasi itu hasil yang diinginkan, terciptanya pemahaman kapasitas kelembagaan maupun sumber daya aparatur dalam mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat. Pemahaman tentang upaya-upaya pencegahan dini dan penanggulangannya di dalam pengurangan resiko bencana. Bahkan terciptanya pemahaman keterlibatan dan partisipasi masyarakat dengan peran aktif dalam upaya penanggulangan bencana bersama pemerintah daerah. Ia juga berharap kepada pemerintah daerah untuk menangani persoalan sampah di Kabupaten Dogiyai. Mestinya pemerintah daerah mengeluarkan suatu Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan pembuangan sampah sembarangan tempat dan dilarang membakar hutan/menebang pohon tanpa reboisasi. Karena menurutnya, selama ini masyarakat membakar hutan terus terjadi bahkan menebang pohon pun dilakukan tanpa reboisasi.  “Dan juga soal sampah, kita lihat, pedagang sepanjang pasar itu membuang sampah ke kali, terus masyarakat yang datang melakukan transaksi juga membuang sampah ke sembarangan tempat, soal ini kita harus tangani sebelum muara kali edege tersumbat, jika kita terus membiarkan 20an tahun kemudian Kali Edege akan tersumbat dan Lembah Kamuu ini biasa jadi danau. Tetapi kami dari BPBD akan koordinasi kerjama dengan Pemda dalam menangani persoalan sampah dan membakar hutan,“ ujarnya. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah mengakomodir permintaannya untuk mengerjakan penyaringan sampah di Kali Tuka demi penanganan sampah mengantisipasi tersumbatnya muara Kali Edege. (alek waine)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kejuaraan Bulutangkis Mulai Digelar
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:23
Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:15
Khawatir Didenda, Tempat Usaha Pilih Tutup
Suroso  Minggu, 29 September 2019 23:26
Sejumlah Calon Bupati Mendaftar ke PAN
Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:57

Info Loker