Home Nabire Kejuaraan Bulutangkis Yunior PBSI Nabire 2019 Resmi Ditutup

Kejuaraan Bulutangkis Yunior PBSI Nabire 2019 Resmi Ditutup

Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 5:32
Kejuaraan Bulutangkis Yunior PBSI Nabire 2019 Resmi Ditutup
NABIRE - Kejuaraan Bulutangkis Yunior, program dan bagian dari agenda kerja Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Kabupaten Nabire tahun 2019 resmi ditutup Jumat (01/11/2019) sore oleh Ketua Umum PBSI Nabire Suroso, SE. Hadir pada acara penutupan tersebut, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno dan pengurus PBSI Nabire lainnya.   Kejuaraan Bulutangkis Yunior tingkat Sekolah Dasar (SD), terbagi dalam dua kategori, perorangan dan beregu dengan jumlah peserta sebanyak 141 atlet ini merupakan ajang berkompetisi dan hiburan juga guna melihat sejauhmana perkembangan olahraga bulutangkis di wilayah Kabupaten Nabire. Ketua panitia Irianto, ST dalam sambutannya mengatakan, kita ketahui bahwa bulutangkis ini merupakan olahraga yang digemari masyarakat Indonesia dari semua kalangan. Dilihat secara prestasi, bulutangkis kita sudah menunjukkan prestasi yang sangat membanggakan. Hal tersebut tentunya terus diperlukan adanya intensitas pembinaan. Secara potensi, di Nabire ini memiliki banyak bibit-bibit pebulutangkis yang handal, diharapkan bisa berbicara pada level lebih tinggi, sementara jika melihat di daerah-daerah lain di luar Papua, bulutangkis mereka maju dan memiliki prestasi yang mendunia. Sementara itu, sebelum menutup secara resmi Ketua Umum PBSI Nabire, Suroso, SE berpesan dalam memajukan dan mengembangkan olahraga khususnya bulutangkis di Kabupaten Nabire, perlu adanya sinergitas semua pihak dan stakeholder, termasuk pihak sekolah utamanya guru-guru olahraga yang ada di daerah.  Sebab, menurutnya, pembinaan usia yunior bibit-bibit bulutangkis kita harus dilakukan secara kontinyu dan benjenjang sehingga kedepannya akan menghasilkan pebulutangkis handal yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Nabire, Provinsi Papua bahkan dapat mewakili Indonesia pada ajang kejuaraan yang lebih tinggi.   “Melalui kejuaran ini selain dalam rangka menggelorakan dunia bulutangkis juga diharapkan akan lahir pemain-pemain bulutangkis berbakat yang berkesempatan mendapat pembinaan lebih lanjut dan secara jangka panjang akan menjadi pemain bulutangkis handal bagi daerah ini,” pungkasnya. Data yang dihimpun media ini, dalam kejuaraan dipusatkan di GOR Kotalama Nabire itu sebagai juara diantaranya, untuk kategori tunggal putra (perorangan) umur dibawah 9 tahun, juara I M. Ridwan, juara II Harianto dan juara III (juara bersama) M. Risaldi/M Anindya.  Untuk juara di kategori perorangan putri, juara I diraih Jauzah, juara II Najwa dan juara bersama III masing-masing Lidia dan Jesika. Sedangkan untuk beregu campuran, juara pertama SDN O2 Kalisemen A, juara II SDN 03 Kotalama A dan juara III (bersama), SD Lagari dan SD Al-Hikmah Yapis Nabire.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kejuaraan Bulutangkis Mulai Digelar
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:23
Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:15
Khawatir Didenda, Tempat Usaha Pilih Tutup
Suroso  Minggu, 29 September 2019 23:26
Sejumlah Calon Bupati Mendaftar ke PAN
Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:57

Info Loker