Home Nabire DPRD Nabire Akan Panggil Pimpinan Telkom dan Telkomsel

DPRD Nabire Akan Panggil Pimpinan Telkom dan Telkomsel

Suroso  Minggu, 3 Nopember 2019 5:34
DPRD Nabire Akan Panggil Pimpinan Telkom dan Telkomsel
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire akan memanggil pimpinan PT Telkomsel yang membawahi Telkom Nabire dan pimpinan Telkomsel yang menangani pelayanan Telkomsel Kabupaten Nabire untuk meminta keterangan gangguan jaringan yang terasa selama beberapa waktu terakhir ini. Legislatif sebagai wakil rakyat akan meminta penjelasan Telkom dan Telkomsel atas gangguan jaringan telepon di daerah ini. Kesepakatan tersebut sebagai hasil rapat dengar pendapat antara DPRD Nabire, masyarakat peduli jaringan Nabire, PT Telkom, Telkomsel dan pemerintah daerah dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nabire yang dipimpin Wakil Ketua I, Marci Kegou di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Nabire, Jumat (1/11) sore.  DPRD Nabire mengundang PT Telkom, Telkomsel, pemerintah daerah yang dihadiri Sekda Nabire, Daniel Maipon bersama Kepala Dinas Kominfo dan anggota Forkopimda untuk mendengarkan jawaban PT Telkom Nabire dan Telkomsel atas tuntutan warga Nabire yang diatasnamakan oleh warga peduli jaringan. Namun demikian, pimpinan PT Telkom dan Telkomsel yang bisa mengambil kebijakan tidak hadir. Karena, anggota kesal atas ketidakhadiran pimpinan dua pimpinan badan usaha tersebut. Malah, nyaris batal untuk dengar pendapat karena wakil dari PT Telkom dan Telkomsel tidak bisa mengambil kebijakan, hanya pelaksana di lapangan. Oleh sebab itu, Wakil Ketua I, Marci Kegou dan Ketua Komisi A, Udin Mardin meminta Telkomsel dan Telkom harus menghadirkan pimpinan yang bisa mengambil kebijakan. Karena, pelaksana di lapangan percuma karena tidak bisa mengambil kebijakan dan hanya akan menjawab, akan akan diteruskan kepada pimpinan. Sementara anggota lainnya, Agus Rimba meminta sebaiknya mendengarkan pejelasan perwakilan Telkomsel dan PT Telkom yang menghadiri pertemuan tersebut. Marci yang memimpin pertemuan melanjutkan untuk mendengarkan tuntutan masyarakat dan jawaban/keterangan dari Telkomsel dan Telkom. Dalam dengar pendapat tersebut, masyarakat melalui juru bicara Dedi Marwa, Reyn Windesi dan Emanuel Youw mengungkap jaringan data di data di Nabire terganggu karena adanya Wifi.id di Satelit Bumi Besar di Jalan Merdeka dan Indihome di Wonorejo yang diperdagangkan kepada publik. Masyarakat mempertanyakan wifi.id di Stasiun Bumi Besar karena, hanya Nabire punya wifi.id di dalam area vital sebab di daerah lain tidak ada usaha seperti itu. Demikian juga halnya, indihome bukan untuk diperdagangkan seperti yang terjadi di Bumiwonorejo. Karena, indihome untuk kebutuhan terbatas, bukan untuk komersial. Mendengar penjelasan warga, anggota dewan Udin Mardin mempertanyakan, pemilik usaha wifi.id di area Satelit Bumi Besar dan Indihome di Wonorejo. Terungkap, kedua usaha tersebut, wifi.id di Satelit Bumi besar oleh oknum dari PT Telkom dan Indihome di Wonorejo milik keluarganya. Wakil dari Telkom mengatakan jaringan terganggu apabila salah satu tower Telkom antara Biak - Nabire terganggu. Tetapi jawaban ini dibantah oleh warga. Sementara Telkomsel mengatakan pihaknya hanya menangani pelayanan jasa kepada konsumen. Sekda Nabire, Daniel Maipon menyampaikan apresiasi pemerintah daerah kepada dewan yang telah menidaklanjuti aspirasi warga terhadap gangguan jaringan di daerah ini. Karena, masalah terganggunya jaringan Telkom ini tidak hanya dirasakan oleh warga tetapi juga lembaga pemerintah di daerah ini. Karena pemerintah tidak menarik jaringan kabel dari Jakarta langsung masuk kantor tetapi menggunakan jaringan yang sama dengan yang digunakan masyarakat. Oleh sebab itu, Maipon mengingatkan Telkom dan Telkomsel agar jika ada halangan dan gangguan atau rencana apapun dari Telkom dan Telkomsel agar diberitahukan juga kepada pemerintah daerah. Imbauan serupa juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD, Marci Kegou agar dengan mengetahui masalah, bisa mencari solusi bersama.(ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kejuaraan Bulutangkis Mulai Digelar
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:23
Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:15
Khawatir Didenda, Tempat Usaha Pilih Tutup
Suroso  Minggu, 29 September 2019 23:26
Sejumlah Calon Bupati Mendaftar ke PAN
Suroso  Minggu, 29 September 2019 20:57

Info Loker