Home Pemda Intan Jaya TP PKK Intan Jaya Gelar Pelatihan dan Penyuluhan

TP PKK Intan Jaya Gelar Pelatihan dan Penyuluhan

Suroso  Selasa, 10 Desember 2019 11:10
TP PKK Intan Jaya Gelar Pelatihan dan Penyuluhan
NABIRE – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan pelatihan dan penyuluhan, Selasa (10/12) di Hotel Mahavira. Kegiatan ibu-ibu TP PKK Kabupaten Intan Jaya selain dihadiri Ketua PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Herawati Pudjiningsih Tabuni, SKM, perwakilan dari provinsi, juga hadir Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si. Saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini, juga dibenarkan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Intan Jaya, Belkius Kabak, SH. Kata dia, kegiatan yang digelar berupa pelatihan dan penyuluhan peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan kelompok UP2 PKK, dan penanggulangan kanker serviks dan HIV/AIDS. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Herawati Pudjiningsih Tabuni, SKM, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik sehingga terlaksana kegiatan ini. Dikatakan, PKK memiliki peranan yang tidak dapat dikesampingkan dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa, yaitu membangun keluarga sejahtera lahir dan batin. Keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat ini, perlu memperoleh pembinaan dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan untuk memperkuat pondasi keluarga yang sejahtera lahir dan batin.  Kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang saat ini dilakukan, diharapkan, dapat membantu mewujudkan dan membangun keluarga yang sejahtera lahir dan batin. “Harapan saya lewat pelatihan peningkatan kapasitas kader, pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK lebih memahami apa itu PKK, tugas pokok PKK dan meningkatkan kinerja, sehingga kedepannya kita akan lebih baik lagi,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pelatihan keterampilan membuat bunga dan roti diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Dengan ilmu yang didapat dijadikan peluang sebagai usaha kecil yang menguntungkan. Pada kegiatan ini juga pihaknya membekali ibu-ibu dengan pengetahuan tentang kanker serviks kanker leher rahim dan HIV/AIDS. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan yang dapat dilanjutkan baik dalam keluarga dan masyarakat Intan Jaya, supaya dapat terhindar dari penyakit ini. Mengingat tingginya tingkat penderita kanker serviks dan HIV/AIDS, karena masih ada budaya malu untuk datang memeriksa. “Pada kesempatan yang baik ini saya berharap kita semua hendaknya dengan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini agar dapat hasil yang maksimal,” harapnya. (ros)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Sabtu, 14 Desember 2019 5:35
Pengaruh Perubahan SBMPTN 2020
 Oleh : Sendy Dwi Fitriyanti Dalam rangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses sel
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker