Home Nabire Pendaftaran Calon Perseorangan, Mulai 19 Februari

Pendaftaran Calon Perseorangan, Mulai 19 Februari

Suroso  Kamis, 13 Februari 2020 22:31
 Pendaftaran Calon Perseorangan, Mulai 19 Februari
NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire akan membuka pendaftaran bagi calon perseorangan (Independen) yang akan bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire tahun 2020, mulai tanggal 19 Februari. Pendaftaran akan dibuka selama 4 hari, yakni 19 sampai dengan 23 Februari 2020. Oleh sebab itu, untuk tertibnya proses pendaftaran calon perseorangan, KPU Kabupaten Nabire menggelar Sosialisasi Tata Cara Penyerahan Dokumen Dukungan Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Nabire tahun 2020 kepada pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati - Wakil Bupati dan operator di Sekretariat KPU Nabire, Kamis (13/2) pagi. Dalam pertemuan tersebut, hanya satu bakal calon Bupati Nabire lewat perseorangan yang hadir, yakni John Pakage bersama operator, Fransiskus Kedeikoto dan kandidat Balon Perseorangan Otis Money. Sedangkan tiga Balon lain hanya mengutus perwakilan dan operator. Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degey mengatakan, sosialisasi tersebut dilaksanakan sebelum pendaftaran dibuka agar nantinya saat pendaftaran calon perseorangan terlaksana dengan lancar, sesuai dengan jadwal tahapan dan persyaratan dukungan perseorangan sehingga tidak merepotkan pasangan calon. Wihelmus menegaskan, setiap pasangan calon, sekurang-kurangnya didukung oleh 18.809 orang pemilih, yang tersebar di lima (5) distrik. “Kalau berkas dukungannya lebih dari jumlah yang ditentukan, malah lebih bagus lagi,” katanya. Ketua KPU mengingatkan, bukti dukungan harus dibuktikan dengan KTP elektronk (e-KTP). Apabila menggunakan surat keterangan, pendukung Balon Perseorangan dibuktikan surat bukti perekaman e-KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.  Pemilih yang memberikan dukungan kepala balon perseorangan, harus terdaftar sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legilslatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden lalu. Sebab, KPU akan mensingkronkan dukungan pasangan calon perseorangan dengan data pemilih pada DPT Pileg dan Pilpres lalu. Dalam sosialisasi tersebut, bakal calon diminta agar tidak melibatkan anggota TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala kampung dan aparat kampung, penyelenggara Pemilu dari komisioner KPU, staf Sekretariat KPU hingga anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS), anggota Panitia Penyelenggara Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), staf Sekretariat Bawaslu, Panwas Distrik, Panwas Kampung dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL). Oleh sebab itu, Ketua KPU mengingatkan Balon Perseorangan agar saat  mengumpulkan dukungan tanya kepada pendukung, apakah sudah terdaftar sebagai pemilih dalam DPT Pileg dan Pilpres lalu. Komisioner KPU Nabire, Syaiful Rahman mengatakan tidak dibolehkannya dukungan dari anggota TNI, Polri, ASN, kepala kampung dan aparatnya ini sesuai dengan amanat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 3 tahun 2017, pasal 95 ayat 1 yang memuat tentang larangan keterlibatan dalam kampanye bagi anggota TNI, Polri, ASN, kepala kampung dan aparat kampung, anggota KPU, PPD, PPS, KPPS, anggota Bawaslu, Panwas Distrik, dan PPL. Sedangkan, kata Rahman, penentuan jumlah minimal dukungan dan cakupan wilayah yang disyaratkan KPU Nabire kepada calon perseorangan sesuai dengan amanat PKPU nomor 3 tahun 2017 pasal 10. Kepada Balon Perseorangan juga diminta agar memasukan berkas dukungan lebih awal sesuai jadwal pendaftaran agar apabila ada perbaikan berkas dukungan, Balon perseorangan bisa memperbaikinya, sebelum KPU menyerahkan berita acara penerimaan berkas. Sebab, apabila KPU sudah menandatangani berita penerimaan berkas, sudah final untuk penyerahan berkas dukungan.(ans)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 30 Juni 2020 21:54
Sejarah Polri, Mengapa 1 Juli Diperingati Hari Bhayangkara *Sebelum Kemerdekaan Indonesia
Jaman Kerajaan PADA zaman Kerajaan Majapahit Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas mel
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan