Home Artikel Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk

Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk

Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk

Oleh : Rio Kuncoro,

SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten, kita turun sedikit ke bawah pada level Distrik pun rasanya masih terlalu sulit bukan. Bahkan bila diturunkan hingga level Desa, Dusun atau RT. Belum tentu seseorang dapat dengan yakin menyebutkan jumlahnya. Hal itu wajar terjadi, sebab masalah kependudukan memang begitu kompleks dan dinamis. Angka kependudukan memang tidak pernah stabil dan tidak mudah dikontrol. Ketika kita telah berhasil menghitung jumlahnya, tetap saja perubahan akan terus terjadi. Beberapa hal yang mempengaruhi dinamisnya angka jumlah penduduk diantaranya natalitas (kelahiran) dan mortalitas (kematian). Namun demikian di era globalisasi ini yang namanya perpindahan penduduk atau migrasi sangat tinggi frekuensinya, sehingga menyebabkan penghitungan jumlah penduduk kita semakin rumit lagi. Saat ini angka registrasi di Dinas Dukcapil Nabire menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Nabire sekitar kurang lebih 234 ribu jiwa. Sedangkan angka di BPS Nabire menunjukkan jumlah penduduk Nabire sekitar 150 ribu jiwa. Sangat jauh bedanya padahal keduanya memiliki dasar validitas data yang sama kuat. Hal tersebut menyebabkan kita sebagai masyarakat tidak mampu menyebutkan berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire. Angka di Nabire memang unik. Hal ini disebabkan karena Kabupaten Nabire adalah Kabupaten Induk dari beberapa kabupaten di sekitarnya. Fasilitas sarana prasarana dan kantor-kantor pemerintahan lebih lengkap dan berbasis di Nabire. Masalah terjadi disebabkan kultur warga masyarakat yang cenderung menyukai tinggal di daerah yang lebih ramai dan cenderung maju infrastrukturnya. Sehingga pada umumnya Kabupaten Nabire dijadikan rumah utama dari banyak orang yang sebenarnya bertugas di Kabupaten lain seperti Dogiyai, Paniai dan lain-lain.  Lebih jauh lagi, kepemilikan surat keterangan seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP merupakan syarat yang harus dimilki untuk mendapat kemudahan akses ke berbagai pelayanan di Nabire. Hal ini menambah lagi masalah dalam penghitungan jumlah penduduk riil di Kabupaten Nabire. Sebab banyak penduduk di luar Nabire tetapi memiliki rumah di Nabire yang melakukan pendaftaran ganda. Mereka memiliki NIK di Kabupaten luar Nabire dan memiliki NIK di Kabupaten Nabire dengan nama yang sedikit dimodifikasi. Hal ini menyebabkan data registrasi tercatat ganda dan menyebabkan penghitungan penduduk riil menjadi sulit.  Salah satu solusi permasalahan tersebut adalah dengan adanya Sensus Penduduk 2020 (SP2020) tahun ini. Sebab dalam pelaksanaannya, BPS menggunakan metode kombinasi dua tahap. Pada tahap pertama yaitu Sensus Online, BPS menggunakan data dasar dari registrasi di Dinas Dukcapil. Data tersebut digunakan untuk memverifikasi keberadaan penduduk secara riil. Pada tahap ini seluruh warga masyarakat diajak untuk mencatatkan dirinya di Sensus Penduduk Online yang saat ini sedang berlangsung di alamat situs sensus.bps.go.id. Pengisian hanya dapat dilakukan ketika telah memasukkan nomor KK dan NIK. Diharapkan dengan penggunaan NIK dan KK dapat membantu proses verifikasi catatan ganda dan anomali kependudukan lebih cepat.  Dalam Sensus Penduduk akan ditanyakan keberadaan dan tempat tinggal seluruh anggota rumah tangga yang terdaftar dalam KK. Hal ini dimaksudkan untuk melihat dan meng-update sebaran penduduk dan perubahan jumlahnya. Sebab masyarakat kita cenderung tidak segera mengurus surat kematian dan kelahiran. Hal ini menyebabkan jumlah orang yang tercatat dalam KK tidak up-to-date. Padahal sudah ada penambahan anggota rumah tangga atau pun ada pengurangan anggota rumah tangga. Selain itu, bagi anggota rumah tangga yang tidak tinggal di Nabire, dapat terlihat dari hasil Sensus Penduduk nanti. Sebab juga akan ditanyakan keberadaan riil saat ini dimana. Apakah di dalam negeri atau luar negeri. Apakah di dalam Provinsi Papua atau di luar provinsi. Atakah di dalam Kabupaten Nabire atau di luar kabupaten Nabire. Sehingga nantinya catatan jumlah penduduk di Nabire secara defacto dapat terlihat. Serta secara dejure juga dapat terlihat fenomena menjadi anggota rumah tangga dengan KK di Nabire, tetapi tidak tinggal lama di Nabire.  Oleh sebab itu, mari bersama-sama kita bantu Pemerintah Kabupaten Nabire dalam memecahkan masalah kependudukan yang unik dan sangat dinamis ini dengan mencatatkan diri kita dalam Sensus Penduduk 2020. Sebab bila Anda Tercatat Data Akurat dan kebijakan tepat sasaran. (Penulis adalah Statistisi Pertama di Badan Pusat Statistik Kabupaten Nabire)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker