Home Nabire 1 Bakal Paslon Perseorangan Diterima, 3 Ditolak

1 Bakal Paslon Perseorangan Diterima, 3 Ditolak

Suroso  Senin, 24 Februari 2020 19:53
1 Bakal Paslon Perseorangan Diterima, 3 Ditolak
NABIRE – Dari empat Bakal Pasangan Calon (Paslon) Perseorangan yang menyerahkan syarat dukungan ke KPU Nabire untuk maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Nabire 2020, satu pasang dinyatakan diterima. Sementara dukungan tiga Bakal Paslon Perseorangan dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan dan sebaran. Sehingga dokumen dukungan Bakal Paslon Perseorangan tersebut ditolak.Data yang dihimpun media ini dari KPU Nabire, dokumen dukungan Bakal Paslon Persorangan untuk pasangan Decky Kayame, SE dan Yunus Pakopa, S.Sos, dinyatakan diterima. Dari hasil pengecekan formulir model B.1-KWK Perseorangan, dari jumlah dukungan yang diserahkan sebanyak 22.466 dukungan, jumlah dukungan yang dinyatakan lengkap sebanyak 20.345 dan jumlah dukungan yang dinyatakan tidak lengkap sebanyak 2.121. Dengan jumlah sebaran memenuhi syarat sebanyak 15.Pasangan calon bupati John K. Pakage, S.Ip dengan calon wakil bupati Sepi Madai, jumlah dokumen yang diserahkan sebanyak 19.467 dukungan. Dari jumlah itu setelah dilakukan pengecekan formulir model B.1-KWK, didapati jumlah dukungan yang lengkap sebanyak 12.781 dukungan dan jumlah dokumen yang tidak lengkap sebanyak 6.686. Sehingga status dari pasangan ini tidak memenuhi jumlah dukungan. Dan untuk pasangan ini jumlah sebaran memenuhi syarat sebanyak 6, dan jumlah sebaran tidak memenuhi syarat sebanyak 9.Pasangan calon bupati Yus Baminggen, M.Si dengan calon wakil bupati Suarno Majid, jumlah dokumen yang diserahkan sebanyak 19.410 dukungan. Dari jumlah itu setelah dilakukan pengecekan formulir model B.1-KWK, didapati jumlah dukungan yang lengkap sebanyak 8.786 dukungan dan jumlah dokumen yang tidak lengkap sebanyak 10.626. Sehingga status dari pasangan ini tidak memenuhi jumlah dukungan. Dan untuk pasangan ini jumlah sebaran memenuhi syarat sebanyak 2, dan jumlah sebaran tidak memenuhi syarat sebanyak 6.Pasangan calon bupati Otis Monei, S.Sos, M.Si dengan calon wakil bupati Johannies Henky Sia, jumlah dokumen yang diserahkan sebanyak 19.013 dukungan. Dari jumlah itu setelah dilakukan pengecekan formulir model B.1-KWK, didapati jumlah dukungan yang lengkap sebanyak 12.169 dukungan dan jumlah dokumen yang tidak lengkap sebanyak 6.844. Sehingga status dari pasangan ini tidak memenuhi jumlah dukungan. Dan untuk pasangan ini jumlah sebaran memenuhi syarat sebanyak 7, dan jumlah sebaran tidak memenuhi syarat sebanyak 8.Saat jumpa pers di Kantor KPU Nabire, Senin (24/2), Ketua KPU Nabire Wihelmus Degey, S.Kom, menegaskan, KPU Kabupaten Nabire melaksanakan semua tahapan verifikasi berkas dukungan perseorangan itu sesuai dengan jadwal tahapan dan agenda yang telah ditetapkan oleh KPU RI secara nasional.Dijelaskan Ketua KPU Nabire, pihaknya telah melakukan tahapan penyerahan dokumen dukungan pasangan calon perserorangan, dibuka dari tanggal 19 hingga 23 Februari dinihari. Hal ini sesuai dengan ketentuan secara nasional, dan KPU Nabire telah melakukan verifikasi.“KPU Nabire sudah menyerahkan password kepada 5 kandidat balon perseorangan. Pada tahapan penyerahan berkas dukungan, ternyata satu pasangan atas nama Pak Agus Zonggonau tidak menyerahkan berkas dokumen dukungan perseorangan kepada KPU Nabire. Sementara keempat bakal paslon perseorangan lainnya telah menyerahkan syarat dukungannya ke KPU Nabire,” ujar Wihelmus Degey.Dikatakan, untuk pasangan John K. Pakage, S.Ip - Sepi Madai, pada tanggal22 Februari 2020, sempat ke Kantor KPU Nabire untuk menyerahkan syarat dukungan. Namun setelah diverifikasi dan kroscek data yang mereka miliki pada penyebaran dan dengan data syarat minimum dukungan masih belum berurutan, sehingga KPU Nabire kembalikan untuk dilengkapi. Dijelaskan, secara nasional batas waktu menyerahkan berkas pada pukul 24.00 WIT.  Sehingga saat itu KPU secara nasional termasuk KPU Nabire telah menutup peneriaan syarat dukungan dari calon.“Nabrie jumlah DPT 188.081 sehingga jumlah minimal dukungan adalah sebanyak 18.809 e-KTP. Dengan ketentuan dilengkapi surat pernyataan dukungan dari masing-masing pendukung yang telah ditempel atau surat keterangan bukti perekaman e-KTP itu dalam formulir model B.1-KWK. Yang berikut ada 1 rangkap lagi hasil cetak B.1.1-KWK perseorangan yang dicetak dalam Silon yang ditandatangani oleh pasangan calon,” jelasnya.Setelah dokumen-dokumen itu dimasukan, tim verifikator KPU memverifikasi sesuai dengan deadline waktu yang sudah ditetapkan. Untuk pasangan John K. Pakage, S.Ip - Sepi Madai, B.2-KWK Perseorangan itu ada semua, B.1.1-KWK Perseorangan itu ada di 6 distrik dan masih kurang 2 distrik pada pukul 24.00 WIT. Dengan demikian 2 distrik ini tidak bisa dibuktikan saat deadline waktu sudah habis. Dengan demikian dari sisi regulasi, sudah tidak bisa lagi. Sementara untuk pasangan Yus Baminggen, M.Si - Suarno Majid, masih ada kekurangan pada B.2-KWK Perseorangan, B.1.1-KWK Perseorangan ada di 2 distrik sementara di 6 distrik tidak ada.“Dalam ketentuan itu jelas bahwa semua dokumen dukungan termasuk penyebaran minimal pada 8 distrik, termasuk 18.809 jumlah dukungan itu harus lengkap, tapi sementara ini tidak ada jadi apa yang mau kita verifikasi ?” ujarnya.Sementara untuk pasangan Otis Monei, S.Sos, M.Si - Johannies Henky Sia, memang di link Silon KPU itu data sudah termuat. Tetapi itu harusnya dibuktikan dengan bukti fisik ketika akan diverifikasi. “Ternyata pada bukti fisik yang mau kita verifikasi itu tidak ada. Dengan demikian deadline waktu sudah lewat. Pak Otis pada jam 3 lewat baru 1 distrik pada B.1.1-KWK beliau bawa datang tapi sudah lewat batas waktu sehingga KPU menolak,” ujarnya. (ros)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker