Home Pemda Dogiyai Tim Investigasi Polda Papua Tiba di Dogiyai

Tim Investigasi Polda Papua Tiba di Dogiyai

Suroso  Kamis, 27 Februari 2020 23:38
Tim Investigasi Polda Papua Tiba di Dogiyai
NABIRE - Tim investigasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Kamis (27/02) siang, tiba di Bandara Nabire dan selanjutnya menuju lokasi kejadian atau TKP. Terkait kasus Kecelakan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang terjadi Minggu (23/02), berujung kasus penganiayaan berat terhadap sopir truk berinisial YY, yang tewas diamuk massa.Kasus tersebut telah mendapat atensi khusus dari pimpinan kepolisian resor setempat hingga Kapolda Papua. Seperti dikutip dari beberapa media online, pihak Polda langsung melakukan penanganan terhadap dugaan kasus pengeroyokan terhadap sopir truk di Kabupaten Dogiyai yang bermula dari kasus diduga kecelakaan tunggal yang dialami DM, yang menabrak seekor babi.  Polda Papua sudah menurunkan tim yang akan menangani kasus tersebut. Kepolisian Daerah Papua saat ini pun sedang melakukan klarifikasi dan cek fakta atas kasus yang sempat viral di media sosial ini.Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw kepada wartawan di Jayapura mengatakan, pihaknya juga akan menindak pelaku penganiayaan terhadap korban.“Korban oleh masyarakat dicurigai tabrak lari dan tim sudah kita turunkan, kita coba klarifikasi tentang fakta kejadian itu. Apabila kejadian bukan seperti yang diduga, pelaku penganiayaan akan ditindak,” ungkap Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada wartawan, Kamis (27/02) siang.Jenderal bintang dua ini juga mengaku menyayangkan pengeroyokan oleh oknum masyarakat setempat. “Seharusnya mereka (aparat) mampu menguasai situasi itu, tapi oke itu situasional dan nanti kita cek semua,” ucapnya seperti dilansir dari laman inside.com.“Kalau aparat kami mau tegas saat itu kepada masyarakat, ya tidak menutup kemungkinan pasti ada korban juga, jadi warga harus menghormati dan menghargai tugas kami,” jelasnya lagi.Kepolisian saat ini menduga korban yang dikeroyok tersebut salah alamat untuk itu perlu pengecekan fakta. “Soal ada belum yang diamankan, nanti kami cek sementara begitu,” ujar Kapolda Papua.Sebelumnya diketahui kecelakaan lalulintas terjadi di Pintu Angin Dogiyai Kabupaten Dogiyai, Minggu (23/2). Kecelakaan melibatkan seorang pengendara sepeda motor berinisial DM (37) dan sopir truk berinisal YY (26) yang meninggal lantaran diamuk massa yang menuding YY sebagai penyebab meninggal DM. Kasus ini viral di media sosial setelah video pengeroyokan YY tersebar. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Menyangkut hal ini dan terkait perkembangan lebih lanjut terhadap kasus tersebut, ketika awak media ini mengkonfirmasikan ke Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, mengatakan, kita tunggu saja hasil investigasi tim yang kini telah berada di Dogiyai guna melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.Polda Papua Turunkan Tim Investigasi ke DogiyaiKapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan, pihaknya telah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut kasus penganiayaan sekelompok warga yang menewaskan salah seorang sopir truk.Hal itu disampaikan Kapolda, Kamis (27/02/2020) di Jayapura kepada sejumlah wartawan. Dikatakan Kapolda,  dari informasi yang didapatkan, korban penganiayaan dicurigai merupakan pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang warga asli setempat, namun faktanya salah sasaran.“Saya secara pribadi prihatin terhadap kasus penganiayaan yang menewaskan sopir itu. Yang jelas saya dapat informasi korban dicurigai merupakan pelaku tabrak lari terhadap korban yang meninggal, namun ternyata bukan dia sebenarnya, artinya salah sasaran. Dan kami akan tindak para pelaku,” beber Kapolda.Disinggung adanya pembiaran yang dilakukan anggota saat terjadinya kasus pengeroyokan, Kapolda mengungkapkan apabila ada upaya tegas dari anggotanya maka akan ada korban jiwa.“Kalau saya bayangkan anggota melakukan tindakan tegas terhadap masyarakat itu, maka akan ada korban juga karena sebenarnya itu situasional. Seharusnya tidak dihakimi, mengingat korban sudah dalam pengawasan perlindungan kepolisian,” cetusnya.Diketahui beredar luas video berdurasi 5 menit yang mempertontonkan seorang pria dianiaya sekelompok warga menggunakan batu kayu bahkan senjata tajam. Padahal dalam video tersebut korban sudah diamankan pihak kepolisian setempat, namun masyarakat tersebut terus melakukan penganiayaan hingga korban tewas di lokasi kejadian.(wan)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker