Home Nabire Walaupun Harga Naik, Warga Tetap Serbu Masker

Walaupun Harga Naik, Warga Tetap Serbu Masker

Suroso  Rabu, 25 Maret 2020 23:29
Walaupun Harga Naik, Warga Tetap Serbu Masker

NABIRE – Harga maker di salah satu apotek yakni K24 di Nabire melambung per Rabu (25/3) siang. Sebelumnya, harga masker mencapai Rp. 168.000 per dos yang isinya 50 buah. Kemudian ada juga harga mencapai Rp. 10.000 perbuah di apotek yang sama. Seorang ibu rumah tangga, Indah Wahyuni mengatakan hari ini ia membeli masker di apotek tersebut dengan harga Rp 35.000 per dos yang isinya lima buah.

“Saya pas lewat ada orang antri. Jadi ikut dan beli masker. Tapi harga sudah naik. Padahal sebelumnya kalau normal kami beli 6 buah Rp. 10.000,” kata Wahyuni, Rabu (25/3/2020).

Wahyuni mengaku, dia khawatir dengan pengebaran Covid–19 sehingga perlu untuk mencari masker guna melindungi diri dan keluarga.

“Tapi biarpun harga naik tidak apalah. Asal kami dapat dan bisa beli,” ujarnya.

Seorang ibu lainnya, Marselina juga mengaku mencari masker sebagai pelindung diri. Bagi dia, masker sangat berguna sebab selain menangkal pandemi saat ini, tetapi lebih kepada pelindung saat berkendaraan di jalan.

“Saya mau lindungi diri. Tapi memang saya suka pakai masker sebab kalau di jalan biasa asap kendaraan dan debu, termasuk kalau kita lewat di dekat TPS pasti ada bauh sampah,” kata dia.

Sebelumnya, Plt Sekda Nabire, Daniel Maipon mengatakan, pihaknya, telah melakukan pertemuan dengan pemilik toko obat dan apotik. Dan pemerintah ingin meminta untuk bekerjasama dengan dalam menjual masker dan hand sanitizer dengan harga yang wajar. Sehingga, apabila mereka membelanjakan kedua jenis barang tersebut dari luar Nabire dengan harga yang besar atau melambung tinggi atau tidak sewajarnya, maka wajib untuk melaporkan ke posko gugus tugas dan nantinya akan dilanjutkan ke bidang farmasi terkait dengan bidang tugas.

“Ini dimaksud agar Pemkab dapat mengetahui dan memantau harga dan ketersediaan masker. Sehingga tidak terjadi kesalapahaman di tengah masyarakat. Sebab ada control dari pemerintah,” jelasnya.

Belum ada keterangan dari pemilik apotik tersebut. Namun seorang petugas yang berjaga saat ini mengakatan bahwa stok sebenarnya ada tapi masih di gudang. Pihaknya inginterlebih dahulu melaporkan kepada pemerintah daerah baru menjual.

“Kami sebenarnya masih mau lapor dulu ke pemkab baru jual. Tapi sudah keburu diserbu masyarakat jadi terpaksa kami keluarkan,” kata petugas yang enggan memberitahu namanya ini. (pas)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Minggu, 22 Maret 2020 20:59
Segera Antisipasi Dampak Sistemik
Perekonomian nasional tampaknya akan lebih rendah dibandingkan periode-periode sebelumnya. Dampak wabah korona sudah semakin nyata dan mulai
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Info Loker