Home Nabire Tak Ada Perlakuan Khusus Pasien ODHA Saat Hadapi Covid-19

Tak Ada Perlakuan Khusus Pasien ODHA Saat Hadapi Covid-19

Suroso  Rabu, 25 Maret 2020 23:33
Tak Ada Perlakuan Khusus Pasien ODHA Saat Hadapi Covid-19

NABIRE – Kepala Puskesmas Bumiwonorejo, dokter Pingki Pancawandana, mengatakan bahwa dalam kondisi Pandemi Covid–19 saat ini, tidak ada perubahan perlakuan petugas kepada pasien ODHA di Puskesmas yang dipimpinnya.

“Tidak ada perlakukan khusus bagi mereka,” ujar dokter Pingki di Nabire, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya, yang ditekankan kepada pasien ODHA adalah jangan sampai lupa untuk mengkonsumsi obatnya (ARV), yang sudah diberikan seumur hidup itu. Sebab dengan meminum obat ARVnya, pasien sudah memiliki kondisi imunisasi kekebalan tubuh yang bagus untuk menangkal kuman lainnya.

“Jadi status imunitasnya sama dengan orang yang bukan ODHA,” tuturnya.

Kata dokter Pingki, kekebalan tubuh memang berbeda dengan adanya HIV, tetapi dengan meminum ARV makan kekebalan tubuh bisa sama dengan orang yang bukan HIV. Hanya saja dengan keadaan yang membuatnya menjadi rentan bukan masalah ARV saja. Tapi kalau gaya hidupnya masih tidak sehat, maka keadaaan itu bukan karena ARVnya tetapi gaya hidup yang memancing untuk dia lemah lagi.

“Maka dengan gaya hidup yang sehat dan menuruti semua aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menjaga jarak saja dengan karantina di rumah, tidak merokok dan makan makanan yang tinggi gula dan garamnya. Begitu juga pasien ODAH, asal jangan sampai lupa minum ARV,” kata dia.

Kalau corona, ada juga dikatakan bahwa kalau orang imunitas yang baik, terkadang hanya sebagai carrier (pembawa) dan bukan yang sakit. Yang sakit itu bila mereka yang dengan kesehatan imunitas yang rendah akibat ketahanan tubuh yang rendah pula dan apa penyakit yang tidak terkendali itu juga bagian yang membuat mereka sakit disbanding yang imunitasnya bagus.

“Jadi mereka yang kekuatan tunuhnya bagus mungkin saja hanya sebagai pembawa,” kata dokter Pingki.

Terkait apakah covid – 19 plus HIV kata, dokter Pingki karena memang di Nabire belum ada kasus. Tapi untuk memastikannya perlu mendapatkan infomasi tersebut dari juru bicara utama. Namun sampai hari ini, kemungkinan belum ada kasus yang pasiennya juga memiliki riwayat HIV.

Dia khawatir, jangan sampai ada pasien ODHA yang berusaha menimbun obat karena takut untuk datang ke kota atau Puskesmas. Terutama sebagian besar yang tidak berada di Nabire, berusaha untuk mengambil lebih banyak. Tetapi AVR tidak bila diberikan lebih karena pemantauan perkembangan kesehatannya harus terpantau. Maka dia berharap kepada pasien ODAH agar terus mengontrol ke layanan terdekat.

“Jadi kami berharap mereka (ODHA) tetap melakukan pengecekan diri di layanan terdekat di tempat tinggalnya. Misalnya di Dogiyai, atau Paniai. Sebab maksimalnya pemberian dalam tiga bulan sebesar jatah yang sudah disediahkan,” ujarnya. (pas)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker