Home Nabire Belum Ada Kasus Covid, Nabire Status Siaga Darurat

Belum Ada Kasus Covid, Nabire Status Siaga Darurat

Suroso  Rabu, 25 Maret 2020 23:38
Belum Ada Kasus Covid, Nabire Status Siaga Darurat

 NABIRE – Walaupun belum ditemukan kasus pandemi Covid–19 di Kabupaten Nabire per Senin (23/3), namun upaya pencegahan terus dilakukan. Baik dari pemerintah setempat yang bekerja sama dengan tim Satgas gugus tugas penanggulangan covid di daerah ini. Penjabat sementara Sekda Nabire, Daniel Maipon, SSTP, mengatakan upaya pencegahan terus dilakukan pihaknya bersama tim untuk mencegah masuknya pandemi ini di Kabupaaten Nabire.

Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya status siaga darurat untuk penanganan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid–19 oleh Bupati Nabire pada pekan silam.

“Dengan harapan agar penyakit ini tidak masuk dan merajalela di daerah ini. Langkah–langkah strategis sudah kita lakukan. Masyarakat diharapkan harus mengikuti arahan dan petunjuk dari medis agar terhindar dari wabah,” kata Daniel Maipon saat jumpa pers di posko penanggulangan covid di aula Dinkes Nabire, Senin (23/3) malam.

Menurut Maipon, telah terbentuk tim dengan SK Bupati Nomor 116 tahun 2020 tentang tugas–tugas percepatan penanganan corona virus 2019 tingkat Kabupaten Nabire. Dengan merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahunn 2020. Dan di dalam SK tersebut, ada juga point yang mengharuskan agar semua informasi menyangkut pandemi, dikeluarkan oleh satu arah yakni melalui juru bicara. Dan Nabire terdapat dua juru bicara yakni satu dari Dinas Kesehatan dan satu lagi dari penanggungjawab dari RSUD Nabire.

“Nabire suda ada tim, jadi segala bentuk informasi mengangkut pandemic ini harus melalui jubir,” tutur penanggungjawab tim ini.

Dia menjelaskan, dengan terbentuknya SK tersebut, telah beberapa kali dilakukan pertemuan dengan seluruh OPD dan seluruh stakeholder. Dan Bupati secara resmi menetapkan Kabupaten Nabire dalam status siaga darurat guna mewaspadai terjadinya gejolak di masyarakat. Terutama gejolak akibat kepanikan warga terhadap ketersediaan sembako.

Pihaknya, juga telah melakukan pertemuan dengan pemilik toko obat dan apotik. Dan pemerintah meminta untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menjual masker dan hand sanitizer dengan harga yang wajar. Sehingga, apabila mereka membelanjakan kedua jenis barang tersebut dari luar Nabire dengan harga yang besar atau melambung tinggi atau tidak sewajarnya, maka wajib untuk melaporkan ke posko gugus tugas. Dan nantinya akan dilanjutkan ke bidang farmasi terkait dengan bidang tugas.

“Ini dimaksudkan agar Pemkab dapat mengetahui dan memantau harga dan ketersediaan masker,” jelasnya.

Selain itu, kata Maipon, Pemkab juga sudah mengadakan pertemuan dengan para distributor sembako serta kebutuhan pokok. Dan lagi–lagi Pemkab meminta kepada pihak distributor untuk dapat melaporkan ketersediaan kebutuhan pokok dalam tiga bulan ke depan. Apabila terdapat kekurangan maka segera melaporkan kepada OPD terkait, yakni Dinas Perdagangan agar segera mengambil langkah–langkah antisipasi.

Pihanya, juga melakukan pertemuan dengan aparat keamanan untuk menjaga kamtibmas. Termasuk memperketat pengawasan di area bandara dan pelabuhan dengan pengawasi naik turunya penumpang, dengan melakukan pengukur suhu badan dengan mengerahkan seluruh kekuatan dengan melibatkan dinas kesehatan dan KKP. Sehingga ia berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire untuk mentaati dan melaksanakan karantisa diri dengan tidak berkeliaran di tempat–tempat umum. Hal ini guna menjaga diri dari bahaya Covid–19.

“Dengan mentaati himbauwan dari pemerintah dan mengikuti anjuran kesehatan. Berarti masyarakat sayang terhadar dirinya dan akan terhindar dari wabah ini,” harap Maipon.

Sementara itu, Juru bicara gugus tugas penanangan Covid–19 Kabupaten Nabire, Dokter Frans Sayori mengatakan, hingga hari ini, Selasa (24/3), Kabupaten Nabire masih bersih dari pandemi. Baik Orang Dalam Pemantauan (OPD) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Kita di Nabire sampai hari ini belum ada kasus. Tentunya kami juga harap agar masyarakat bantu kami dengan tidak berkeliaran tanpa kepentingan yang jelas,” kata Sayori. (pas)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker