Home Pemda Intan Jaya Intan Jaya Kucurkan 10 Miliar Perangi Corona

Intan Jaya Kucurkan 10 Miliar Perangi Corona

Suroso  Kamis, 9 April 2020 3:40
Intan Jaya Kucurkan 10 Miliar Perangi Corona
Sugapa – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si mengatakan, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya mengucurkan dana Rp. 10 miliar untuk merawat pasien sekaligus memerangi penyebaran virus corona jenis baru yang dikenal dengan nama COVID-19. “Pemerintah daerah sudah ambil langkah, sudah dikucurkan anggaran sebesar Rp. 10 miliar, dimana dana itu disalurkan ke beberapa tempat, antara lain ke rumah sakit rujukan di Nabire, tim kesehatan dari teknis yang lain, ke tim keamanan TNI/Polri, dan sebagainya,” ujar Bupati Natalis Tabuni, Rabu (8/4) kemarin. Bupati yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid 19 di Kabupaten Intan Jaya menjelaskan, dana Rp. 10 miliar itu didapat setelah pihaknya memangkas anggaran di beberapa sektor. Dana itu, kata bupati, juga digunakan untuk membangun ruang isolasi di Intan Jaya. “Ada 3 ruang isolasi di Kabupaten Intanj Jaya yang digunakan sementara untuk pasien transit sebelum dibawa ke Nabire,” katanya. Anggaran itu, menurut bupati, dalam waktu dekat akan dikucurkan, khususnya ke rumah sakit rujukan, nilainya sebesar Rp. 1 miliar. “Dalam waktu dekat sudah diputuskan, diperkuat dengan surat hibah, angkanya sudah pasti Rp. 1 miliar,” tuturnya.  Pembatasan Akses Transportasi ke Intan Jaya Masuki Hari ke-14 Untuk mencegah penyebaran pendemi Corona Virus Disease atau Covid-19, Pemkab Intan Jaya, menunda sejumlah agenda pemerintahan dan membatasi akses transportasi, terutama dari Nabire ke Intan Jaya. “Dari Timika kita sudah tutup total akses cargo dan penumpang sejak 26 Maret silam. Ini sudah kesepakatan bersama warga dan gereja,” ujar Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, Rabu (8/4). Sampai berita ini diturunkan, terhitung sudah 14 hari akses ditutup. Namun Bupati menjelaskan, meski akses cargo ditutup, pasokan pangan dan obat-obatan untuk masyarakat dipastikan tetap lancar. “Karena pasokan logistik tetap bisa masuk, demikian juga dengan tenaga medis dan obat. Bahkan pejabat pemerintahan daerah pun yang benar-benar memiliki keperluan sangat penting tetap bisa keluar masuk, hal ini mengingat pembangunan tetap harus berjalan,” katanya. Para bupati di wilayah adat Meepago meliputi Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Nabire, Intan Jaya, Paniai dan Mimika, kata Bupati, juga sudah sepakat mengucurkan dana untuk rumah sakit rujukan di Nabire, yaitu RSUD Nabire. (ist)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 7 Agustus 2020 0:4
Tanaman Anggrek dan Potensinya Yang Terlupakan
Oleh :  Andrias Gobay S.Sos.,MA. Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh – oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiya
Suroso  Selasa, 30 Juni 2020 21:54
Sejarah Polri, Mengapa 1 Juli Diperingati Hari Bhayangkara *Sebelum Kemerdekaan Indonesia
Jaman Kerajaan PADA zaman Kerajaan Majapahit Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas mel
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan